Tak Punya Harta, Cabup Ini Sosialisasi ke Masyarakat Pakai Sepeda Motor

Tak Punya Harta Cabup Ini Sosialisasi ke Masyarakat Pakai Sepeda Motor Ferizal Ridwan saat mendaftar ke KPU Limapuluh Kota beberapa waktu lalu. (Dok. Pribadi)

Covesia.com - Memiliki harta kekayaan dalam keadaan minus, kemudian harus dihadapkan dengan para pesaing yang bisa dikatakan mapan, tidak membuat Ferizal Ridwan yang merupakan Wakil Bupati Petahana, dan saat ini maju sebagai calon bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), patah semangat. 

Sebab meski demikian, Ferizal bukan berasal dari kalangan biasa, karena setidaknya hampir 5 tahun terakhir dia merupakan wakil petahana.

Sedikit mengherankan dari Ferizal, ia seorang pejabat namun tidak memiliki harta, bahkan minus. Kemudian juga tidak memiliki mobil untuk menunjang operasionalnya dalam bersosialisasi.

Tapi semua itu nyata adanya, karena dalam laporan LHKP, jelas disebutkan kondisi Ferizal dalam keadaan minus dan tidak memiliki kendaraan, kecuali berupa sepeda motor, dan dengan sepeda motor itu Ferizal saat ini melakukan aktifitas sosialisasi, blusukan dan tahapan pilkada lainnya.

Setelah cuti dari wakil bupati dan semua fasilitas negara dikembalikan, sekarang Ferizal tinggal dikediaman milikinya di kawasan Sarilamak, Tanjung Pati, Limapuluh Kota.  

Biasa ada sopirnya, sekarang Ferizal Ridwan mengendarai sendiri sepeda motor jenis Yamaha NMax miliknya. Tapi Ferizal membonceng salah seorang pengawal melekat (walkat) yang diberikan oleh pihak kepolisian kepada setiap calon bupati dan wakil bupati.

Ferizal tidak canggung dalam mengendarai sepeda motor, karena memang diketahui sebelum menjabat wakil bupati, dia juga menggunakan sepeda motor untuk beraktifitas, karena dia sendiri tidak bisa mengendarai mobil.

Menurut Buya Fery, begitu Ferizal Ridwan biasa dpanggil, dirinya sejak cuti memang menggunakan sepeda motor untuk menjalani tahapan pilkada, seperti kampanye, kegiatan lainnya, karena semua kendaraan dinas sudah dikembalikan.

"Untuk saat ini sepeda motor. Tapi ada adik-adik yang sudah menelpon dari Jakarta, katanya mau meminjamkan mobil, biar kalau hujan bisa juga sosialisasi. Tapi belum datang mobilnya, mungkin masih di penyeberangan Merak-Bakauheuni," sebut Ferizal pada Senin (5/10/2020).

"Yang penting jangan keterbatasan ini menghalangi kita, harus tetap semangat dan optimis, Insya Allah selalu ada jalan," jelasnya. 

Mengenai peluangnya dalam pilkada kali ini, Ferizal sangat yakin dengan kekuatan utama yang dimilikinya, yaitu kekuatan silaturrahmi dan kebersamaan.

"Silaturrahmi itu merupakan kekuatan besar, jika semua bersatu dan menjaga silaturrahmi, maka kekuatan uang akan sangat mudah dikalahkan,"  ungkapnya.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga