Polres Pasbar Musnahkan 16 Kg Ganja dan 33,59 Gram Sabu-sabu

Polres Pasbar Musnahkan 16 Kg Ganja dan 3359 Gram Sabusabu Pemusnahan 16 Kilogram Narkotika golongan I jenis Ganja kering dan 33,59 Gram Sabu- sabu, di halaman Mapolres Pasaman Barat, Senin (5/10/2020) (Ist)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) melalui Satnarkoba Polres Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memusnahkan 16 Kilogram Narkotika golongan I jenis Ganja kering dan 33,59 Gram Sabu-sabu, di halaman Mapolres Pasaman Barat, Senin (5/10/2020) tadi. 

Pemusnahan sisa Barang Bukti (BB) Narkotika tersebut disaksikan langsung oleh tersangka, kejaksaan, BNNK dan Kuasa hukumnya.

Wakapolres Kabupaten Pasaman Barat Kompol Abdus Syukur mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan hasil sitaan dari tiga kasus berbeda. 

"Pertama 33.59 Sabu-sabu milik tersangka SDA warga kecamatan Luhak Nan Duo yang berhasil ditangkap jajaran Satnarkoba beberapa waktu lalu. Kemudian 3 Kilogram Ganja kering milik tersangka AS dan SM yang ditangkap di Kecamatan Talamau, dan 13 ganja kering milik FB dan Y yang memiliki peran berbeda yang ditangkap di Kecamatan Lembah Melintang, 19 September kemarin," terang Wakapolres, Kompol Abdus Syukur.

Kelima tersangka kata dia langsung dihadirkan dan menyaksikan proses pemusnahan barang bukti tersebut.

Kompol Abdus Syukur menambahkan, kelima tersangka cukup lincah dalam menjalankan aksinya. Pertama tersangka SDA yang sudah diintai oleh petugas dan akhir berhasil ditangkap. Sementara, empat tersangka pengedar ganja lintas provinsi ini, juga licin dan memiliki tugas dan peran berbeda dalam peredaran barang haram itu.

"Berkat kegigihan petugas, kita berhasil menangkap para tersangka, kami akan terus komit membasmi peredaran narkoba di Kabupaten Pasaman Barat," tegasnya.

Saat ini, kelima tersangka berada di Mapolres Pasaman Barat untuk proses lebih lanjut. Kelimanya merupakan pengedar dan akan dikenakan dengan sanksi dan ancaman hukuman berbeda beda sesuai dengan perbuatannya.

"Kami minta masyarakat ikut membantu dengan memberikan informasi agar para tersangka pengedar bisa ditangkap," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga