Kasus Covid-19 di Sumbar Hari Ini Masih di Atas 200 Orang

Kasus Covid19 di Sumbar Hari Ini Masih di Atas 200 Orang Ilustrasi (dok.Covesia)

Covesia.com - Hingga hari ini angka pertambahan Covid-19 di Sumbar masih di atas 200 orang. Berdasarkan data sampai pukul 09.00 WIB pagi ini, dari 2.946 spesimen yang diperiksa di laboratorium Fakultas Kedokteran Unand,  didapat  hasil sementara  226  orang terkonfirmasi positif dan sementara sembuh 84 orang. 

"Hasil Positif terbanyak masih berada di Kota Padang yakni 145 orang," ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal, Senin (5/10/2020). 

Sementara itu, Kabupaten Pesisir Selatan 3 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang, Kabupaten Sijunjung 3 orang, Kabupaten Tanah Datar 4 orang

Kota Padang Panjang 2 orang, Kota Pariaman 13 orang, Kota Payakumbuh 3 orang, Kota Bukittinggi 12 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Kabupaten 50 Kota 5 orang, Kota Solok 6 orang. 

Kabupaten Pasaman Barat 12 orang, Kabupaten Dharmasraya 2 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 8 orang, Kabupaten Pasaman 2 orang Kabupaten Solok Selatan 2 orang. 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 30 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 4 Oktober 2020 sampai tanggal 10 Oktober 2020, ditetapkan zona daerah. 

Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam termasuk kategori zona merah atau resiko tinggi. 

"Ada 12 daerah zona orange yakni, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payokumbuah, Kota Solok, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota

Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kabupaten Dharmasraya," terangnya.

Sedangkan zona kuning atau rendah ada 3 daerah, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-30 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

"Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan data lebih lanjut setelah pelacakan dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen, nanti sore kami akan perbaiki dan umumkan di situs resmi pemprov Sumbar, yaitu di https://www.sumbarprov.go.id/," ujarnya. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga