Tim SAR Temukan Tiga Warga Limapuluh Kota yang Hilang di Hutan dalam Kondisi Kelaparan

Tim SAR Temukan Tiga Warga Limapuluh Kota yang Hilang di Hutan dalam Kondisi Kelaparan Tampak tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran dikawasan hutan Suayan, Limapuluh Kota, Minggu (4/10/2020)(Foto: dok.Basarnas)

Covesia.com - Sebanyak tiga dari 84 Pemuda Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota ditemukan Tim SAR, Minggu (4/10/2020) sore. Tiga pemuda ini ditemukan di kawasan hutan dekat nagari Suayan dan dalam kondisi kelaparan. 

"Dari 84 pemuda, tiga ditemukan barusan sore ini. Mereka ditemukan oleh warga Suayan yang naik dari jalur Suayan," kata Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra kepada Covesia.com. 

Tiga pemuda yang ditemukan ini belum bisa dibawa turun. Pasalnya, mereka dalam kondisi lemah dan kelaparan. Jadi, warga yang menemukan tiga pemuda ini menyuruh istirahat dan memberikan bekal. Kemudian, perwakilan dari warga turun ke Suayan untuk memberi informasi kepada petugas.

"Tiga pemuda ini belum turun. Masih di hutan karena kondisi mereka sangat lemah dan kelaparan. Tapi sekarang sudah ditemani oleh beberapa warga di dalam hutan sana," ucapnya.

Dengan ditemukannya tiga pemuda di kawasan hutan Suayan, diduga kuat rombongan pemuda ini terpisah-pisah dan ada yang mencoba untuk mencari kembali jalur dari Suayan. 

"Kemungkinan rombongan mereka terpisah-pisah. Jadi kami akan susuri jalur rombongan ini sebelumnya dan naik dari suayan," katanya.

Sebelumnya, 84 pemuda dari nagari Suayan, Kecamatan Akabiluri, Kabupaten Limapuluh Kota dilaporkan hilang pada Minggu (4/10/2020) pagi. Status hilangnya puluhan pemuda ini setelah salah seorang menelpon anggota keluarga melalui seluler bahwa tidak tahu lagi jalan pulang. 

Ke 84 pemuda ini merupakan rombongan tambahan yang ingin ikut survey lokasi wisata bersama tim dari nagari Suayan, Sabtu (3/10/2020). Namun tujuan mereka berbeda. Tim survey dari nagari ingin melihat dan mendokumentasikan objek wisata air terjun Sarasah di perbatasan Nagari Suayan, Limapuluh Kota dengan Nagari Kamang Magek, Kabupaten Agam.

Sedangkan tim pemuda mencari sungai hilang yang ada didalam hutan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

Dua rombongan ini sempat bersama-sama dari pagi hingga sore. Namun, berpisah di air terjun sarasah karena rombongan pemuda ingin melanjutkan perjalanan mencari sungai mati. Setelah berpisah, rombongan survey dari nagari berhasil turun di Kamang Magek, Sabtu malam. Sedangkan rombongan pemuda belum satupun yang berhasil pulang dan dinyatakan hilang di hutan.

(agg) 

Berita Terkait

Baca Juga