Berikut Kronologis 84 Warga Suayan Limapuluh Kota yang Dikabarkan Hilang di Hutan

Berikut Kronologis 84 Warga Suayan Limapuluh Kota yang Dikabarkan Hilang di Hutan Ilustrasi Hutan ( Pixabay)

Covesia.com - Sebanyak 84 pemuda asal Kenagarian Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota dikabarkan hilang di hutan antara Suayan - Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Minggu (4/10/2020). 

Ke 84 pemuda ini adalah rombongan tambahan dari rombongan Nagari Suayan yang hendak melakukan survey lokasi wisata di perbatasan Suayan dengan Tilatang Kamang, Sabtu (3/10/2020)

Wali Jorong Suayan Randah, Riswandi menyebutkan dalam perjalanan survey lokasi wisata ini awalnya hanya 14 orang yang akan berangkat. Terdiri dari pihak Bamus, Nagari, Jorong, pemuda, TNI, Polri dan Dinas Pariwisata Pemkab 50 Kota. 

Namun, rencana survey ini diketahui oleh pemuda Suayan. Mereka pun berkumpul di kantor walinagari dan meminta ikut Melakukan survey lokasi wisata juga. Hanya saja, tujuan rombongan nagari dengan pemuda berbeda. 

Tim survey nagari mencari destinasi wisata air terjun sarasah di perbatasan Suayan - Tilatang Kamang. Sedangkan pemuda mencari lokasi sungai hilang di kawasan hutan Tilatang Kamang.

"Jadi dari pagi hingga sore, kami bersama pemuda di dalam hutan. Setelah kami sampai di lokasi Air terjun Sarasah, kami pisah. Karena mereka melanjutkan perjalanan ke sungai hilang," sebut Riswandi kepada Covesia.com, Minggu (4/10/2020). 

Sebelum berpisah, Riswandi mengaku telah meminta para pemuda tersebut untuk turun bersama, namun di tolak. Dengan alasan mereka sudah memang berniat untuk bermalam di hutan. Terlihat dengan persiapan mereka membawa bekal makanan. Hanya saja tidak membawa penerangan. 

"Saat itu langsung saya absen mereka satu persatu. Jumlahnya ada 84 orang. Setelah itu baru kami turun ke Tilatang Kamang dan sampai di bawah pukul 21.00 WIB," sebutnya.

Baca juga: 86 Warga Suayan Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Kamang Mudiak Agam

Sementara itu Camat Akabiluru, Kris Ladeva menyebutkan 84 pemuda tersebut hanya dikabarkan hilang. Namun, sebenarnya tidak dalam kondisi hilang. Antara pemuda dengan keluarga terus berkomunikasi.

"Mereka sebenarnya tidak hilang. Hanya dikabarkan saja hilang. Mereka terus berkomunikasi dengan keluarga dan nagari. Dimana posisi mereka juga diketahui. Jadi sebenarnya mereka tidak hilang. Hanya miss komunikasi saja," sebut Kris ketika dikonfirmasi.

Informasi terakhir, 84 pemuda ini sedang turun menuju jalur Tilatang Kamang. Walaupun ada beberapa diantaranya yang sudah kelelahan.

"Sedang turun melalui Kamang. Walaupun ada beberapa orang yang sudah kelelahan," sebut kris.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan pihaknya sudah menuju ke lokasi yang diduga tempat keberadaan pemuda tersebut. Dikabarkan ada yang sedang cidera. 

"Tim sudah terjun ke lokasi. Posisi pemuda-pemuda ini di daerah Kamang. Kabarnya ada yang cidera," ucap robi.

(agg/nod)

Berita Terkait

Baca Juga