Pandemi Covid-19, Harga TBS Sawit Meningkat di Agam

Pandemi Covid19 Harga TBS Sawit Meningkat di Agam Ilustrasi Panen Sawit (Foto: Johanes)

Covesia.com - Para petani sawit di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bisa sedikit tersenyum manis, pasalnya pada masa pandemi Covid-19, tandan buah segar (TBS) sawit mengalami kenaikan harga.

Salah seorang tengkulak sawit di Kecamatan Lubuk Basung, Amzal St Khatib mengatakan, dua bulan terakhir ini harga jual  TBS sawit meningkat di pabrik pengolahan jadi para tengkulak juga meningkatkan harga beli dari petani.

Saat ini harga jual Rp1ribu/Kilonya, meningkat Rp100 dari sebelumnya, kenaikan harga sudah terjadi 2 bulan dari sebelumnya Rp 900 /Kilo.

Harga jual sawit dibagi menjadi dua jenis yaitunya Dipanen oleh tengkulak dan dipanen pemilik, jika TBS sawit dipanen oleh petani maka tengkulak membeli dengan harga Rp 1200/kg, namun jika dipanen pihak tengkulak petani menerima bersih dengan harga jual Rp 1000/kg.

Dijelaskan Amzal, setiap petani sudah memiliki tengkulak langganan sendiri, setiap akan panen para petani akan menghubungi tengkulak untuk memanen biasanya setiap 20 hari. "Setiap panen langsung ditimbang dan dibayar, bahkan ada petani yang meminta pinjaman dengan perjanjian dibayar saat panen," jelasnya lagi.

Setelah panen tengkulak akan mengumpulkan TBS Sawit dan menjualnya ke pabrik pengolahan minyak sawit setiap minggunya para tengkulak bisa menjual 4 sampai tujuh truck buah sawit. 

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga