Dilantik Jadi Penjabat Walikota Bukittinggi, Zaenuddin Awali Kegiatan Rapat Bersama SKPD

Dilantik Jadi Penjabat Walikota Bukittinggi Zaenuddin Awali Kegiatan Rapat Bersama SKPD Dilantik Jadi Penjabat Walikota Bukittinggi, Zaenuddin Awali Kegiatan Rapat Bersama SKPD, Selasa malam (29/9/2020)

Covesia.com - Pasca dilantiknya menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Bukittinggi oleh Gubernur Sumatera Barat,  Zaenuddin yang merupakan Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Barat mengadakan rapat koordinasi dengan Sekda, Kepala SKPD, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemko Bukittinggi, Selasa (29/9/2020) malam.

Zaenuddin untuk sementara mengisi kekosongan Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi karena Ramlan Nurmatias dan Irwandi yang kembali mencalonkan diri sebagai Walikota pada Pilkada 2020. Pasangan tersebut akan cuti selama 71 hari yang dimulai pada tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020.

Acara perkenalan yang terasa akrab tersebut diawali dengan memperkenalkan nama dan jabatan masing-masing Kepala SKPD, Kabag serta Camat yang hadir oleh Sekda Yuen Karnova. Kemudian Sekda juga melaporkan kondisi terakhir yang harus diketahui oleh Pjs.Walikota yang diantaranya adalah kondisi APBD Perubahan Kota Bukittinggi dan upaya penanganan Covid-19 yang akan dilakukan dalam waktu dekat serta beberapa kegiatan pembangunan yang sedang dalam tahap penyelesaian pengerjaannya.

“Atas nama seluruh kepala SKPD kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Walikota beserta ibuk di Bukittinggi, beberapa hal yang ingin kami sampaikan bahwa mengingat perkembangan Covid di Bukittinggi semakin mengkhawatirkan untuk itu kami baru saja mengadakan rapat bersama Satgas dan Forkompimda guna mengambil langkah-langkah penanganan yakni dengan melakukan razia masker dalam waktu dekat ini serta berencana memberikan bantuan kepada masyarakat yang positif corona yang termasuk kedalam BDT, kemudian karena untuk mengetahui hasil swab sangat terlalu lama juga direncanakan untuk pembelian PCR,” terangnya.

Sementara itu Zaenuddin mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pegawai Pemko Bukittinggi. Dijelaskan bahwa sebagai Penjabat Sementara ada beberapa tugas yang diberikan oleh Gubernur selaku Pjs yakni untuk bisa menjalankan roda pemerintahan semaksimal mungkin serta menjaga netralitas daripada ASN. 

“Saya sangat senang sudah disambut dengan baik, sebagai penjabat sementara ada beberapa hal yang diamanahkan kepada kami, yakni penujukan Pjs ini adalah suatu upaya memastikan bahwa pemerintah itu tidak boleh terhenti, pemerintahan terus berjalan, kemudian untuk menjaga dan memantau netralitas daripada ASN serta menyangkut dengan pandemic Covid-19, dimana kami harus bisa menjaga dan mengendalikan pandemic covid-19,” jelasnya.

Kemudian dikatakan Zaenuddin bahwa dirinya akan berupaya maksimal dalam menjalankan tugas sebagai Pjs Walikota.

"Untuk itu kami minta dukungan dari bapak ibu sekalian, kami berharap tidak ada birokrasi yang berbelit-belit dan rumit, saya siap untuk membuktikan peningkatan kualitas pelayanan yang tidak perlu berbelit-belit, siap untuk ditelpon dan didiskusikan setiap persoalan,” tuturnya. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga