Dapat Nomor Urut 2, RA-RUDI: Filosofinya Adalah Sila Ke-2 dan Simbol Kebersamaan

Dapat Nomor Urut 2 RARUDI Filosofinya Adalah Sila Ke2 dan Simbol Kebersamaan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar-Rudi Hariansyah didampingi pimpinan parpol pengusung (Istimewa)

Covesia.com - Pasangan Calon (Paslon) Rusma Yul Anwar dan Rudi Hariansyah mendapatkan nomor urut 2 untuk maju di Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) yang ditetapkan hari tadi Kamis (24/9/2020) melalui rapat pleno KPU setempat di PCC Painan. 

Menurut Rusma Yul Anwar dan Rudi Hariansyah, saat diwawancarai awak media menanggapi, terkait nomor urut 2 yang didapatkan pasangannya, nomor 2 dianggap sebagai simbol kebersamaan dan filosofisnya adalah Sila ke-2 yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. 

"Angka 2 merupakan lambang perdamaian dan keseimbangan. Ketika ada api, harus ada air sebagai peredam amarah. Kemudian, filosofinya, Sila ke 2 yaitu, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," sebut Rusma Yul Anwar pada wartawan, Kamis (24/9/2020). 

Selain itu, Paslon RA-RUDI menjabarkan dan memaknai nomor urut 2 dengan saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya. Serta saling mengisi satu dan yang lainnya. 

"Bak pepata mengatakan, ketika ada langit tentu ada bumi. Ketika ada gelap, tentu ada terang sesudahnya,"ucap Rusma Yul Anwar yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Pessel

Sebab katanya lagi, Segala yang ada di langit dan di bumi semuanya berpasang-pasangan dan tidak 1 tetapi 2 seperti, ada langit dan ada bumi semuanya berpasang-pasangan. 

Begitu juga dengan tubuh manusia yang juga berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. 

"Inshaa Allah, ini kami maknai sebagai rahmat yang harus kami syukuri. Bukan kebetulan, tapi sudah restu Yang Kuasa untuk kami dalam menghadapi Pilkada dan masa depan daerah yang lebih baik ke depan," ujarnya 

Kendati demikian, nantinya kata pria yang juga sering disapa An Kadis ini, jika masyarakat memberikan kepercayaan dan Allah SWT menitipkan amanah itu pada pasangannya bersama Rudi Hariansyah. 

"Inshaa Allah kami akan menjaga keseimbangan itu. Saling mengisi satu sama lain dalam mewukudkan Pessel lebih baik," ujarnya lagi

Kemudian, menjaga keadilan sosial bagi seluruh komponen yang ada. Pada hakikatnya, tidak ada kesempurnaan jika itu hanya dikerjakan sendiri. 

"Karena memang masing-masing kita pada dasarnya, tercipta dengan segala kekurangan. Maka, untuk itu kita akan saling melengkapi," tutupnya

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, resmi menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Penetapan melalui sidang pleno terbuka di Painan Convention Centre (PCC).

Rapat pleno dihadiri 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati. Ketua partai politik pengusung dan pendukung serta tim penghubung pasangan calon. Kepala Kepolisian Resor Pesisir Selatan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0311 Pesisir Selatan. Kepala Kejaksaan Negeri Painan. 

Sebelum penetapan, masing-masing pasangan calon terlebih dahulu mengambil nomor atrean. Setelah itu dilangsungkan pencabutan nomor urut, sesuai dengan antrean. Selanjutnya pasangan calon membuka nomor urut secara serentak yang disaksikan para hadirin. 

"Jadi, nomor antrean tidak menentukan nomor urut, karena nomor antrean sesuai dengan urutan kedatangan. Bagi yang dulu datang, berarti dia paling dulu cabut nomor urut," terang Epal.

Berikut nomor urut pasangan calon Pilkada Pessel:

1. Pasangan Calon Bupati Hendrajoni-Hamdanus yang diusung Partai Nasdem, PKS dan Demokrat, dengan 15 kursi di parlemen.

2. Pasangan Calon Bupati Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah yang diusung Partai Gerindra, PAN, PBB, Perindo dan Berkarya serta didukung Partai Gelora, dengan 14 kursi di parlemen.

3. Pasangan Calon Bupati Dedi Rahmanto Putera-Arfianof Rajab yang diusung Partai Golkar, PDIP, PKB, PPP dan Hanura, dengan 16 kursi.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga