Pemko Padang Berkeliling Kota Ingatkan Masyarakat Perhatikan Protokol Kesehatan

Pemko Padang Berkeliling Kota Ingatkan Masyarakat Perhatikan Protokol Kesehatan Wakil Walikota Padang, Hendri Septa saat keliling kota Padang untuk mensosialisasikan terkait protokol kesehatan di daerah itu, Senin (21/9/2020)(Foto: Laila)

Covesia.com - Kota Padang setiap harinya menambah daftar kasus baru Covid-19. Dikarenakan hal tersebut, Pemerintah Kota Padang berkeliling kota untuk ingatkan warga tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan atau memakai masker dan jaga jarak. 

Wakil walikota Padang, Hendri Septa mengatakan tengah melakukan eksekusi perda, namun kita masih memberikan sanksi sosial. "Kita tak memberikan sanksi administratif karena masih menunggu dari mendagri tentang perda yang kita telaah yang disahkan oleh Gubernur dan DPRD Provinsi," ujarnya saat ditemui di Bundaran DPRD Sumbar usai berkeliling kota Padang, Senin (21/9/2020).

Dirinya didampingi Kajari, Dandim, Kapolresta, melihatkan ke masyarakat khusunyas kota Padang bahwa kota Padang serius untuk memutus mata rantai Covid-19 ini. 

"Insya Allah kita tidak akan melakukan PSBB. Doakan saja kita tidak akan melakukan PSBB. Karena kita rasakan semua dampak PSBB tersebut. Masyarakat harus patuh dengan peraturan," jelasnya. 

Terkait perda Kebiasaan Baru, masyarakat amat mendukung, setelah kita melakukan sosialisasi ini bagus kita terapkan.

Bagi yang melanggar perda atau perwako kota Padang no 49 tahun 2020 ini akan diberikan sanksi. Saat ini kita berikan sanksi sosial bersih jalan dan sampah diambil dengan tangannya biar terasa, lalu kita kasih dia masker.

"Jika orang yang sama tetap melanggar maka mereka akan diberi sanksi administratif ada hukumanya sampai 250 ribu. Atau bisa penjara selama 2 hari," imbuhnya. 

Jadi, masyarakat harus memikirkan kalau keluar rumah jangan lupa pakai masker, jadi gak ada alasan, maskernya lupa pak gak ada alasan. Karena perdanya udah mulai kita eksekusi mulai hari ini.

"Bagi Pelanggar, dicatat nama yang melanggar kita juga keliling tiga lokasi ada 30-an kita kumpulkan mungkin hari ini hampir 100. Kita akan lanjut terus besok-besok hingga masyarakat kota padang menuju zona hijau. Insya Allah," tambah Hendri. 

Dikatakan Hendri penindakan selanjutnya menunggu kepastian dari kemendagri kalau disahkan sudah bisa lakukan. "Tapi kita bertahap tidak serta merta langsung dipenjarakan. Kita kasih sanksi sosial dulu biar dia siapkan diri," ujarnya. 

Kalau orang yang sama kita akan berikan sanksi administratif. Semua mau pengendara, pejalan kaki, kalau keluar dari rumahnya gak pakai masker kita tindak. "Kalau sudah dirilis dari mendagri tidak ada lagi ampun buat pelanggar," pungkasnya. 

(ila/don)

Berita Terkait

Baca Juga