Polisi Bekuk Seorang Tersangka Narkoba di Pasaman, Tujuh Paket Sabu-sabu Diamankan

Polisi Bekuk Seorang Tersangka Narkoba di Pasaman Tujuh Paket Sabusabu Diamankan Tersangka RA (23) yang diringkus Polres Pasaman. Sumber: istimewa

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabpaten Pasaman, Sumatera Barat kembali berhasil meringkus seorang tersangka dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu.

Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah melalui Kasatres Narkoba, Iptu Syafri Munir mengatakan tersangka Narkotika itu diringkus dijalan lintas Sumatera Medan-Bukittinggi tepatnya didepan Masjid Nurul Islam Jorong IV Sumpadang, Kenagarian Padang Mentinggi, Kecamatan Rao sekitar pukul 05.30 WIB, Jumat (11/9/2020) kemarin.

"Tersangka diketahui berinisial RA (23) warga Jorong ll Pasar Rao, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman," terang Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah melalui Kasatres Narkoba, Iptu Syafri Munir kepada Covesia.com, Senin (14/9/2020).

Iptu Syafri Munir menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) dari terangka berupa enam paket sedang diduga Narkotika jenis Sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik klep warna bening.

"Kemudian satu paket kecil diduga Narkotika jenis Sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik klep wrna bening dan satu buah kaca pirek warna bening yang berisi sisa pakai diduga narkotika jenis sabu-sabu," tambah Iptu Syafri Munir.

Ia mengatakan operasi penangkapan itu berawal setelah Sat Resnarkoba mendapat informasi bahwa akan ada yang membawa Narkotika jenis Sabu-sabu di daerah Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman dari Sumatera Utara.

"Mendapati informasi itu, selanjutnya Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan pengintaian di seputaran Kecamatan Rao, Pasaman. Sekira pukul 05.00 WIB (11/9/2020) saat melakukan penyisiran di sepanjang jalan di Kecamatan Rao melintas satu unit bus ALS dari arah Medan. Kemudian anggota Sat Resnarkoba mengikuti Bus ALS tersebut," katanya.

Selanjutnya kata dia sekira pukul 05.30 WIB Bus ALS tersebut berhenti didepan sebuah Mesjid untuk beristirahat dan saat itu anggota Sa Resnarkoba langsung menuju pintu masuk bus. 

"Sewaktu anggota Sat Resnarkoba berada di pintu masuk Bus, ada seorang laki-laki hendak turun. Karena merasa curiga anggota Sat Resnarkoba menyetop laki-laki tersebut dan menanyakan mau kemana. Laki-laki tersebut menjawab dengan 'Saya Mau Ke Rao'. Kemudian anggota Sat Resnarkoba memeriksa badan dan didalam saku celana depan sebelah kanan dan anggota menemukan enam paket sedang serta satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu," katanya.

Dari pengakuan tersangka didepan para saksi bahwa barang-barang teresbut adalah Narkotika jenis sabu-sabu yang dibawa dari daerah kota Medan, Sumut dengan tujuan ke Kecamatan Rao, Pasaman.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah diamankan ke polres Pasaman guna proses penyidikan selanjutnya. Tersangka melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 115 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) undang - undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp20 Miliar," tutupnya.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga