Miliki Latar Belakang Seorang Guru, Rusma Yul Anwar Prioritaskan Sektor Pendidikan di Pessel untuk 5

Miliki Latar Belakang Seorang Guru Rusma Yul Anwar Prioritaskan Sektor Pendidikan di Pessel untuk 5 Pasangan Rusma Yul Anwar-Rudi Hariansyah saat bersilaturahmi di Dapil V Pessel. (Istimewa)

Covesia.com - Bakal Calon Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) Rusma Yul Anwar, menjadikan pendidikan sebagai prioritas dan pilar utama pembangunan daerah. Selain, ekonomi dan infrastruktur. 

Seperti diketahui, latar belakang Rusma Yul Anwar atau yang akrab di panggil AN Kadis itu, adalah seorang tenaga didik atau seorang guru. 

Selain seorang guru, rekam jejak lain beliau sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar tidak lepas dari yang namanya bertugas di bidang pendidikan. 

Dimana, jabatan terakhirnya, sebelum menjadi wakil bupati yaitu beliau menjabat sebagai seorang Kepala Dinas Pendidikan di Pessel, dan sebelumnya juga pernah menjadi Kepala Sekolah disalah satu sekolah menengah di Painan. 

Nah, dengan berlatar belakang pendidikan, tentu sektor pendidikan Pesisir Selatan kedepannya, menjadi sektor utama dalam pembangunan dirinya bersama pasangannya Rudi Hariansyah. 

Dikatakan Rusma Yul Anwar, saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Dapil V beberapa waktu lalu, Peningkatan sumber daya manusia (SDM) daerah berjuluk 'Negeri Sejuta Pesona' itu mutlak harus dilakukan. 

Sebab, untuk mengeksploitasi sumber daya alam harus berbarengan dengan peningkatan kualitas pendidikan. 

"Jika tidak, akan terjadi ketimpangan sosial. Pemodal akan mendominasi," katanya. 

Kendati demikian, meski pendidikan jadi prioritas utama bagi pasangannya RA-RUDI kedepannya. 

Tentu, sektor pembangunan ekonomi dan infrastruktur juga penting baginya, untuk masa depan Pessel lebih baik kedepannya. 

Menurutnya, kenapa sektor pendidikan menjadi skla prioritasnya. Pihaknya, berkaca pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pessel berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menempati posisi ke 12 dari 19 Kabupaten/Kota di Sumbar. 

"Posisi tersebut cenderung cukup rendah. Ditambah lagi, kualitas pendidikan Pessel selama beberapa tahun terakhir terus merosot. Dilihat dari, Angka partisipasi murni kita juga sejak 2017-2018 tingkat, baik SMP maupun SD juga terus turun," ujarnya. 

Lanjutnya lagi, Dengan SDM yang mumpuni daerah bisa menjawab segala tantangan ke depan, utamanya soal pengurangan dan angka kemiskinan.

"Saat ini, Peringkat kemiskinan Pessel berada pada posisi ke-2 tertinggi dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat," ucapnya.

Berdasarkan pendataan BPS, jumlah penduduk miskin Pessel pada 2019 tercatat sebanyak 36.000 jiwa atau sekitar 7.8 persen dari total jumlah masyarakat yang mencapai 460 ribu jiwa (Sensus penduduk 2010). 

Selain itu, laju pertumbuhan ekonomi daerah sejak 5 tahun terakhir juga menunjukkan trend penurunan. Sepanjang 2019, laju pertumbuhan ekonomi hanya 4.81 persen. Angka itu tercatat paling rendah sejak 2015.

"Artinya, melimpahnya kekayaan alam Pessel belum mampu memberi arti bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, butuh manajerial yang baik," tuturnya.

Seperti diketahui, Rusma Yul Anwar-Rudi Hariansyah maju sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Pessel di Pilkada 2020. Keduanya diusung 5 partai politik dan didukung 1 partai politik, dengan total 14 kursi

Dalam pertemuan itu juga dihadiri Bakal Calon Wakil Bupati Rudi Hariansyah, ninik mamak, cerdik pandai, Badan Koordinasi Majelis Taklim (BKMT). Para pemuda dan kelompok mahasiswa. Anggota DPRD dari Partai Gerindra, Hakimin, Partai Amanat Nasional, Kusmanto dan dari Partai Perindo, Irwan.

(ind)


Berita Terkait

Baca Juga