Dinas Pariwisata Dirikan Tiga Posko Pengaduan untuk Kenyamanan Pengunjung di Pantai Padang

Dinas Pariwisata Dirikan Tiga Posko Pengaduan untuk Kenyamanan Pengunjung di Pantai Padang Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Raju M Chaniago (Foto: dok. Covesia- Laila)

Covesia.com - Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Raju M Chaniago, mengatakan pihaknya akan mendirikan tiga posko pengaduan untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung di Pantai Padang.

Hal itu sesuai kesepakatan hasil rapat dengan Wali Kota Padang dan OPD terkait, Kamis (13/1/2022).

"Kita akan dirikan tiga posko, satu posko utama di LPC tengah-tengah yang masih dikelola dinas pariwisata, di lapangan dua pos, satu di kawasan depan warung Chimpago, kedua di Muaro Lasak. Pos ini petugasnya kolabirasi beberapa OPD terkait, Dispar, Satpol PP, Kepolisan dan TNI," ungkap Raju saat ditemui usai rapat di Rumah Dinas Walikota Padang, Kamis.

Namun di awal ini yang dilibatkan polsek padang barat dan koramil 01 Padang Barat.

"Tujuan didirikan posko untuk menerima layanan pengaduan semua bentuk gangguan terhadap pengunjung. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu pemalakan, pokoknya apapun itu bisa melapor dan ditindak lanjutin," katanya.

Jika kriminal, akan ditindaklanjuti petugas kepolisian. Jika pelanggaran perda ditindaklanjuti Satpol PP.

"Kami juga akan melakukan patroli. Posko ini dijaga satu dua orang, secara rutin akan ada patroli. Paling tidak dengan adanya patroli, orang yang berniat melakukan tindakan gangguan kepada pengujung tidak terjadi lagi. Juga tidak ada lagi tenda ceper di sepanjang pantai," imbuhnya.

Namun tentu ada sosialiasi dulu. Selain itu, Dishub juga membahas soal pengelolaan parkir, pengelolaan parkir harus jelas, ada sektornya, tarifnya sudah bisa ditampilkan dalam surat edaran.

Kemudian petugas parkir memiliki atribut yang jelas, rompi orange yang dikeluarkan Dishub, parkir dibayar ke petugas parkir, Bis Rp5000, roda empat Rp3000, roda dua Rp2000.

(ila)


Berita Terkait

Baca Juga