Fabriek Block, Sulap Bekas Pabrik Seng jadi Ruang Kreatif dan UMKM di Padang

Fabriek Block Sulap Bekas Pabrik Seng jadi Ruang Kreatif dan UMKM di Padang Walikota Padang, beserta Co-founder M Bloc Group, saat Groundbreaking Fabriek Bloc, dan meninjau bekas Pabrik Seng tersebut, Rabu (12/1/2022)(Foto: Ist)

Covesia.com - Bekas pabrik seng Polyguna Nusantara/ Tropical Multi Co, di Jalan Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang bakal disulap menjadi ruang kreatif publik pusat UMKM yang diberi nama Fabriek Bloc, yang memiliki luas area 1,1 hektare lebih.

Ini akan menjadi kabar gembira di awal tahun baru bagi skena kreatif Padang dan Sumatera Barat, pada umumnya, yang merupakan sebuah ruang kreatif publik terbaru persembahan M Bloc Group (PT Radar Ruang Riang). 

Fabriek Bloc atau bisa pula disingkat FB, merupakan lokasi pertama di pulau Sumatera sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru), dan JNM Bloc (Yogyakarta).

FB merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Radar Ruang Riang dengan pihak swasta (PT Tropical Multi Co) yang kemudian melebur dalam PT Ruang Fabriek Kreatif dan menjadi bagian dari unit usaha M Bloc Group. 

FB akan menjadi ruang kreatif publik bagi berbagai acara seni, budaya, hiburan, niaga, sekaligus lab inkubator talenta lokal, hingga pemberdayaan bisnis UKM/UMKM yang terkurasi. 

Di dalam area FB ini nantinya akan terdapat berbagai tenant F&B dan Non-F&B dari UKM/UMKM, M Bloc Market (toko kelontong aneka produk UKM terkurasi), ruang pertunjukan (FB Live House) berkapasitas 700 orang, ruang pamer, hingga ampiteater untuk kegiatan berbagai komunitas kreatif. 

“Kehadiran Fabriek Bloc di Padang memiliki misi yang kongkret, memperkuat ekosistem kekuatan kreatif lokal dengan para pemangku kepentingan yang akan saling memberdayakan. Kolaborasi adalah kunci. Pabrik boleh beralih fungsi namun mesin kreatif harus terus menyala dimana-mana,” jelas Handoko Hendroyono selaku Co-founder M Bloc Group, saat Groundbreaking Fabriek Bloc, Rabu (12/1/2022). 

Seremoni groundbreaking Fabriek Bloc yang berlokasi yang berlokasi di Jl Prof. Hamka KM 9,5 ini sekaligus menandakan telah dimulainya proses cipta ruang (placemaking) dan alih fungsi bekas pabrik yang memiliki total luas area lebih dari 1,1 hektar. Fabriek Bloc memanfaatkan aset bekas pabrik seng ternama Polyguna Nusantara yang telah berdiri sejak 1971 dan memproduksi beragam jenis seng untuk mensuplai kebutuhan atap jutaan rumah maupun gedung di Sumatera Barat dan Pekanbaru. 

Pada masa jayanya pabrik seng ini pernah mencetak rekor produksi hingga 100.000 lembar seng per hari. Pada pertengahan 1997, pabrik seng ini beralih kepemilikannya kepada Tropical Multi Co. yang meneruskan proses produksi hingga tahun 2016. 

“Kota Padang dengan sejarahnya yang begitu panjang, merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia. Sejak jaman dahulu sudah banyak seniman, pemikir, sastrawan dan juga negarawan yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Proyek renovasi bangunan ini merupakan amanah dari ayah saya sejak pabrik ini berhenti. Dia adalah seorang perantau yang lahir di kota Padang dan sudah menetap di Jakarta. Usia bangunan yang telah mencapai 50 tahun, maka pada hari ini saya ingin mengumumkan dimulainya proses renovasi dan juga program Tenant Hunt di Fabriek Bloc. Mudah-mudahan Fabriek Bloc dapat berkontribusi menjadi wadah kegiatan anak-anak muda yang positif demi kemajuan kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya,” ujar Edward Kusma selaku Direktur Fabriek Bloc sekaligus pemilik lahan.

Pengembangan Fabriek Bloc akan dilakukan secara bertahap nantinya. Tahap Pertama yang terdiri dari ampiteater, gerai tenant, M Bloc Market rencananya akan diresmikan sekitar April 2022, sementara Tahap Kedua direncanakan pada pertengahan 2022 yang terdiri dari ruang pertunjukan dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu turut hadir saat Groundbreaking FB, Wali Kota Padang Hendri Septa, Ia sangat menyambut baik hadirnya Fabriek Block ini di Kota Padang.

“Ini akan menjadi wadah kegiatan bagi anak-anak muda di Kota Padang. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan selesai secepatnya,” kata Hendri Septa. 

Menurut Hendri Septa, ruang kreatif publik ini akan menambah pilihan kunjungan wisata di Kota Padang. Dan juga nantinya diharapkan akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga