Masjid Raya Sumbar Kini Punya Pustaka Digital dan Pusat Pembelajaran Adat

Masjid Raya Sumbar Kini Punya Pustaka Digital dan Pusat Pembelajaran Adat Masjid Raya Sumbar

Covesia.com - Masjid Raya Sumatera Barat saat ini memiliki pustaka digital dan Pusat Pembelajaran Adat. Pusat Pembelajaran ABS-SBK akan dilaksanakan beberapa program pembelajaran yang bisa diikuti oleh jemaah, masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar.

"Kita juga resmikan penggunaan pustaka digital Masjid Raya Sumbar yang bisa diakses secara online dan juga terkoneksi dengan perpustakaan nasional," ungkap Mahyeldi. 

Pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran bahasa arab, tahfiz dan tahsin Quran setiap Selasa dan Kamis sebelum zuhur. Sedangkan pendalaman ABS-SBK oleh LKAAM dan pelatihan penyelenggaraan jenazah selama enam kali dalam tahun 2022 ini.

"Alhamdulillah, masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar silahkan manfaatkan dan ikut program pembelajaran yang baik ini sehingga bisa memperbaiki bacaan Quran, bisa berbahasa arab untuk percakapan sehari-hari, sekaligus memahami adat istiadat," ujarnya. 

Menurut Mahyeldi, dalam komplek Masjid Raya juga akan didirikan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, sehingga lengkaplah tungku tigo sajarangan, yakni pemerintah, ulama dan niniak mamak akan berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka menghadirkan kebaikan-kebaikan untuk Sumbar.

"Dengan terpilihnya Masjid Raya Sumbar sebagai masjid dengan desain terbaik di dunia oleh lembaga yang ada di Madinah, maka kita juga akan menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak Kota Madinah tentang optimalisasi layanan dan fasilitas di Masjid Raya, khususnya bagaimana memaksimalkan perpustakaan ini," pungkasnya. 

Pembelajaran Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) diluncurkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Minggu (9/1/2022). 

Berita Terkait

Baca Juga