'Sirandah Breakthrough', Geliatkan Kembali Wisata Bahari di Masa Pandemi

Sirandah Breakthrough Geliatkan Kembali Wisata Bahari di Masa Pandemi Ayu Wulandari Panitia EO Evential Planners saat mempresentasikan Sirandah Breakthrough didampingi Wakil Gubernur Sumbar, Senin malam (27/12/2021)

Covesia.com - Dengan bertemakan "Sirandah Breakthrough", Evential Planners kembali akan menggeliatkan pariwisata bahari di Sumatera Barat, setelah mati suri hampir dua tahun dilanda Covid-19.

Bekerjasama dengan sejumlah komunitas di Sumbar, Evential Planners akan menggelar suatu event di Pulau Sirandah, Kota Padang pada penghujung tahun 2021 hingga awal tahun 2022.

"Nantinya kita akan menggelar beberapa kegiatan dan atraksi di Pulau tersebut, yang didukung oleh  Yayasan garis Foundation ,Komunitas Minangkabau Diver, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Sumatera Barat, UKM Diving Proklamator Univ. Bung Hatta, UNP Diving Club, Sumbar Kreatif Forum," tutur Ayu Wulandari dari Evential Planners, Senin malam (27/12/2021).

Ayu mengungkapkan, kegiatan positif dengan mengangkat tema Sirandah Breakthrough yang artinya (terobosan). Terobosan dimaksud untuk menggeliatkan kembali pariwisata yang selama pandemi Covid-19 tertidur. 

Menurut Ayu, wisata pulau perlu dihidupkan lagi setelah beberapa tahun lesu karena terdampak pandemi Covid-19. Apalagi Sumbar punya keindahan laut yang luar biasa dan bisa mengangkat ekonomi masyarakat.

"Kami ingin kegiatan ini menjadi terobosan bagi kawan - kawan penggiat pariwisata, Kita harus bangkit dengan promosi dan menggelar kegiatan, sehingga pengunjung datang. Kami dari EO siap memfasilitasi para pengunjung yang ingin berwisata ke Pulau Sirandah dan destinasi lainya di Sumbar," harapnya.

Nantinya kata Ayu, kegiatan akan diawali dengan Vaksinasi massal di kawasan Sungai Pisang, yang dimulai tanggal 29 hingga 31 Desember 2021.

"Jadi Vaksinasi massal tidak hanya untuk peserta atau pengunjung pulau tapi juga melayani masyarakat umum yang belum sempat divaksin. Kemudian gerakan Vaksinasi ini juga guna untuk membantu Pemda Sumbar dalam percepatan capaian Vaksinasi nantinya," beber Ayu.

Kemudian Ayu menekankan selama kegiatan pihaknya juga melibatkan Satgas Covid-19 Sumbar untuk penerapan protokol (Prokes) dan mencegah terjadinya kerumunan, baik selama vaksinasi maupun sampai di pulau. 

"Jadi kami bekerja sama dengan pemerintah daerah dan beberapa pihak dalam acara ini. Satgas Covid-19 akan mengawal penerapan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung," sebutnya.

Lebih lanjut Ayu menjelaskan, setelah pelaksanaan Vaksinasi, pada malam pergantian tahunnya hingga awal tahun dilanjutkan dengan kegiatan di Pulau Sirandah seperti music live performance, talkshow peduli lingkungan oleh founder yayasan garis foundation, atraksi olahraga air (jetski snorkling ,diving), pergelaran musik dan acara puncak lepas lampion.

Kemudian bersih - bersih pantai, penanaman mangrove, pelepasan penyu, atraksi olahraga air, dan eksplorasi pantai serta talkshow dari yayasan garis fundation.

Sementara itu kegiatan tersebut juga  disambut baik oleh Wagub Sumbar Audy Joinaldy. Menurutnya kegiatan tersebut sangat positif karena ada nilai edukasi dan pariwisata. Lebih dari itu kegiatan itu juga ikut membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam pencapaian target vaksinasi.

"Hingga malam ini capaian target vaksin Sumbar masih 65, 4 persen, ada beberapa persen lagi untuk mencapai 70 persen. Beberapa hari kedepan kita harus memvaksin sedikitnya 44 ribu orang setiap harinya. Saya sangat berterima kasih kawan-kawan sudah ikut berjuang untuk mencapai target," ungkapnya.

Audy menyatakan, untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemprov Sumbar akan menyediakan vaksin lengkap dengan vaksinator dan Satgas Covid-19 selama acara berlangsung. Selain itu katanya, kegiatan tersebut sangat positif bagi pariwasata.

"Kami ingin pariwisata bangkit, apalagi kita banyak destinasi yang harus dipromosikan. Kegiatan ini seide dengan saya, saya juga  punya rencana untuk pengembangan wisata pulau ini. Silakan dipromosikan," katanya.

Menurutnya, selama ini wisata laut kebanyakan orang hanya tahu Bali dan Lombok, sementara destinasi di Sumbar tidak kalah bagus dari kedua daerah tersebut. Namun perlu memaksimalkan promosi agar masyarakat tahu.

"Nanti EO coba buat event skopnya lebih besar lagi kami dari pemerintah siap bantu. Inikan bagus, kami memang lagi promosi besar-besaran untuk pariwisata," kata dia.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga