Sambut Libur Nataru, Puluhan UMKM Pamerkan Produk di BIM

Sambut Libur Nataru Puluhan UMKM Pamerkan Produk di BIM Salah satu stand UMKM yang ikut Bazar di selasar Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (22/12/2021)

Covesia.com - Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat, menggelar bazar produk dan jasa di Selasar Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (22/12/2021).

Bazar UMKM ini di fasilitasi oleh PT Angkasa Pura II Cabang BIM dan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar dan Koperasi Perdagangan Anak Nagari Minangkabau sebagai pelaksana kegiatan ini.

Kepala bidang (Kabid) Promosi dan Perdagangan Disperindag Sumbar, Riodonal, mengapresiasi kepada pihak AP II BIM yang memfasilitasi kegiatan pameran UMKM tersebut.

"Dalam kondisi pandemi ini, usaha UMKM di Sumbar harus tetap menggeliat, sebab UMKM merupakan usaha yang dinilai masih bisa tingkatkan ekonomi dan mampu bisa bertahan dalam kondisi sekarang," sebut Riodonal.

Dia menambahkan, selama pandemi, geliat sejumlah pelaku UMKM cukup terganggu dan terdampak sekali di Sumbar.

"Selama dua tahun ini tidak banyak yang bisa kami berikan kepada pelaku UMKM itu, hanya melalui online saja pembinaan yang kami lalukan, sedangkan pembinaan secara offline atau tatap muka tidak bisa karena pandemi itu," tuturnya.

Ia menegaskan, dengan pola tatap muka dalam memasarkan produk bagi pelaku UMKM jelas sangat penting sekali artinya.

"Sebab dengan cara ini, pelaku UMKM langsung bisa berinteraksi dengan calon konsumennya, sekaligus bisa menerangkan jenis-jenis produk yang dibuat pelaku, dan dengan cara ini peluang untuk mendapatkan hasil pemasaran produk mereka lebih terbuka," pungkasnya.

Sementara itu Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Cabang BIM, Siswanto mengatakan bazar ini digelar bertujuan untuk mendukung keberadaan UMKM di Sumbar. Seperti diketahui geliat UMKM ini tidak bisa bergerak di massa Pandemi yang udah dua tahun ini.Dan juga kegiatan ini digelar untuk memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Untuk saat ini ada 20 sampai 30 UMKM yang mengikuti bazar ini. Dan kegiatan ini dimulai hari ini, hingga tanggal 26 Desember 2021, hingga sepekan ke depan," ujar Siswanto.

Menurutnya, bandara merupakan salah satu pusat keramaian yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk kegiatan perekonomian. Ada ribuan penumpang yang keluar-masuk di BIM tiap harinya.

"Jika suatu hari ada 5.000 penumpang orang yang datang. Minimal satu orang diantar 2 orang, maka setidaknya ada 15.000 orang yang hadir di sini, dan itu setiap hari. Apalagi saat musim Nataru," jelasnya.

"Dan ini merupakan suatu potensi untuk kita punya produk, bisa dilihat, dan dibeli orang. Dan ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan kegiatan ekonomi yang ada di bandara," sambungnya.

Siswanto menerangkan, saat ini, PT Angkasa Pura II juga sedang mengembangkan aplikasi Pasar Digital yang disingkat Padi. Aplikasi ini memuat berbagai produk UMKM yang bisa dibeli oleh PT Angkasa Pura.

Dia berharap agar pelaku UMKM yang mengikuti bazar ini bisa mendaftarkan produknya ke aplikasi tersebut.

"Jadi, nanti kami dari tim PT Angkasa Pura II bisa searching dan membeli apa yang menjadi kebutuhan di 20 kantor cabang bandara," kata dia. 

(don)

Berita Terkait

Baca Juga