Banjir Sepinggang Orang Dewasa Rendam Ratusan Unit Rumah di Tapan Pesisir Selatan

Banjir Sepinggang Orang Dewasa Rendam Ratusan Unit Rumah di Tapan Pesisir Selatan Foto. Warga di Lokasi Banjir, tepatnya di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranhul Tapan, Pessel. (Istimewa)

Covesia.com - Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan, termasuk wilayah yang terparah akibat musibah banjir yang melanda Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (17/12/2021). Diprakirakan sekitar 600 unit rumah warga terendam banjir akibat msuibah tersebut. 

Berdasarkan informasi sementara yang diterima Covesia.com, terdapat 2 Nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan terdamak banjir, yaitu Nagari Binjai Tapan, Nagari Kampuang Tangah Tapan. 

"Kalau ketinggian air seperti saat ini mencapai pinggang orang dewasa. Diperkirakan, ada sekitar 600 unit rumah warga terendam banjir di Nagari Binjai dan Nagari Kampuang Tangah Tapan,"kata Almirzon Sekretaris Nagari Binjai Tapan, pada Covesia.com Jumat (17/12/2021).  

Sebab, kata Almirzon, di Kecamatan Ranhul, 2 Nagari tersebut memang sudah menjadi langganan banjir sejak beberapa tahun belakangan. 

Sejauh ini sambungnya, untuk kerusakan parah atau korban jiwa belum ada laporan. 

"Belum ada laporan. Kini pihaknya dibantu BPBD, Polri/TNI sedang mengevakuasi warga yang terdampak,"ucapnya. 

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga terendam banjir diantaranya, Kanto Camat Ranhul, Kantor UKL Capil, Mesjid, dan sekolah SD, SMP dan SMKN I Ranhul Tapan. 

"Banjir akibat hujan deras dan luapan sungai Batang Tapan, mulai naik menggenangi pemukiman warga terjadi sekitar jam 13.00 WIB siang tadi. Dan ketinggian air masih belum surut,"tutupnya. 

Sebelumnya diberitakan Covesia.com, akibat diguyur hujan deras sejak Kamis (16/12/2021) malam hingga Jumat (17/12/2021) siang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir besar. Diketahui, kecamatan Silaut dan Ranhul Tapan, BAB Tapan menjadi yang terparah direndam banjir. 

Kepala BPBD Pessel, Doni Gusrizal melalui Kasi Kedaruratan, Budi menyampaikan, akibat diguyur hujan deras yang tak kunjung redah sejak malam tadi sampai sekarang di wilayah Pessel. Mengakibatkan, hampir seluruh kecamatan merata dilanda banjir. 

Namun katanya, banjir terparah terjadi di Kecamatan Silaut, BAB Tapan dan Ranhul Tapan terendam banjir. 

"Hujan masih deras dan belum juga berhenti sampai siang ini. Rata-rata, dari 15 kecamatan yang ada di Pessel terjadi banjir. Cuman terparah itu di wilayah Silaut dan Tapan. Kini kita sedang dijalan menuju lokasi untuk mengevakuasi warga,"ungkapnya pada Covesia.com Jumat (17/12/2021) melalui telepon seluler. 

(inn/adi)

Berita Terkait

Baca Juga