Di Hari Guru, Ratusan Mahasiswa Datangi Kantor Gubernur Tuntut Kesejahteraan Guru Honorer

Di Hari Guru Ratusan Mahasiswa Datangi Kantor Gubernur Tuntut Kesejahteraan Guru Honorer Aksi ratusan mahasiswa di Padang saat di depan kantor Gubernur Sumbar, Kamis (25/11/2021)(Foto: Covesia- Laila)

Covesia.com - Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru. Menyikapi itu, ratusan mahasiswa di Sumatera Barat yang tergabung dari berbagai universitas melakukan demonstrasi di Kantor Gubernur Sumbar.

Mereka menuntut kesejahteraan terhadap guru, khususnya guru honorer yang hanya mendapatkan gaji 300 per bulan bahkan ada yang dirapel per 2 bulan 600 ribu.

"Gaji guru honorer yang rendah menyebabkan guru tidak sejahtera. Ini akan berdampak jangka panjang. Profesi guru tidak diminati dan bisa saja Sumbar akan kekurangan guru," ungkap Ketua BEM Universitas Negeri Padang, Imam Wahyudi, Kamis (25/11/2021).

Imam mengatakan tahun ini misalnya dari kuota yang disediakan pemerintah pusat sebanyak 3000, hanya 750 yang diambil Pemda Sumbar dan di tahap pertama, hanya 99 orang guru yang lulus P3K.

"Sedikitnya guru yang lulus karena tidak ada tuntunan pada guru-guru honorer yang sudah tua. Mereka gagal teknologi, jadi perlu pemaksimalan kuota dan pembimbing agar kesejahteraan guru terealisasikan," ujarnya.

Kemudian mahasiswa juga meminta Pemda Sumbar untuk memprioritaskan kesejahteraan guru, Merivisi UU ASN dan sebagainya.

"Kita minta Pemda Sumbar lebih peduli pada nasib Guru honorer. Guru honorer yang sudah 50 tahun ke atas bisa diangkat langsung tanpa seleksi," harapnya.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga