Rem Motor Blong dan Jalan Terjal Diduga Penyebab Kecelakaan Anggota DPRD Sumbar Rinaldi

Rem Motor Blong dan Jalan Terjal Diduga Penyebab Kecelakaan Anggota DPRD Sumbar Rinaldi Tampak seorang anggota Satlantas Polres Agam, saat melakukan olah TKP, Kamis (25/11/2021)(Foto: Dok. Polres Agam)

Covesia.com - Kondisi turunan terjal diduga menjadi penyebab kecelakaan tunggal yang menimpa Anggota DPRD Sumbar H. Rinaldi Dt. Rajo Mangkuto, di Data, Nagari Baringin, Palembayan, kabupaten Agam, Kamis (25/11/2021).

Anggota DPRD Sumbar dari fraksi PKS ini dilaporkan meninggal dunia disebabkan kecelakaan tunggal saat melakukan kunjungan kerja bersama Dinas PUTR ke Data, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan Kamis Pagi.

Musibah kecelakaan yang dialami anggota fraksi PKS DPRD Sumbar itu dibenarkan Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, melalui Kasubag Humas AKP. Nurdin.

Dijelaskannya, kecelakaan yang menimpa Rinaldi, dimana sepeda motor merk Yamaha Mio tanpa TNKB yang dikendarai oleh Rinaldi melaju dari arah jorong Data menuju jorong Koto Baru, sampai di tempat kejadian kendaraan sepeda motor tersebut diduga mengalami rem blong sehingga hilang kendali dan terjatuh ke jurang sedalam lebih kurang 15 meter. 

"Akibat kecelakaan itu korban  mengalami luka-luka dan meninggal dunia di Puskesmas Balai Ahad, ” ungkapnya.

Saat ini jasad H Rinaldi sudah dibawa ke rumah duka di Tanjung Batuang, Nagari II Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Maninjau.

Penyelenggaraan jenazah dilakukan di Tanjung Batuang, nanti juga dishalatkan di Mesjid Raya II Koto, dan dimakamkan di Makam keluarga di Nagari Maninjau.

Sebelumnya diberitakan  Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat  H. Rinaldi, SP, MM Dt. Rajo Mangkuto di kabarkan mengalami laka tunggal saat melakukan kunjungan kerja bersama Dinas PUTR Agam.

Peristiwa tersebut bermula saat  kendaraan yang mereka gunakan rusak  di Data, Nagari Baringin saat hendak pulang dari kunjungan di wilayah setempat.

Anggota DPRD Sumbar ini pun pergi ke mobilnya untuk mengambil peralatan menggunakan sepeda motor. Namun hampir berselang satu jam tidak kunjung muncul.

Sembari menunggu tiba-tiba ada warga yang melintas melaporkan bahwa Rinaldi terjatuh saat membawa motor.

Mendapat kabar tersebut petugas langsung melakukan evakuasi korban dengan kondisi luka-luka ke Puskesmas Pasar Ahad. Namun Tuhan berkata lain, Rinaldi Menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapatkan penanganan.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga