Warga Keluhkan Debu Proyek Galian Drainase di Bukittinggi

Warga Keluhkan Debu Proyek Galian Drainase di Bukittinggi Foto: Debi Kurnia

Covesia.com -  Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) beserta dinas terkait untuk melakukan gotong royong membersihkan jalan Perintis Kemerdekaan dari sisa galian pekerjaan drainase, Minggu (21/11/2021). 

"Kami kecewa terhadap proses pengerjaan proyek drainase primer yang telah berjalan sekitar dua bulan ini," kata Erman Safar.

Kendati demikian, ia menyebut Pemerintah Kota Bukittinggi perlu langsung ambil peran mengatasi masalah tersebut agar tidak merugikan warga Kota Bukittinggi.

Menurutnya, setiap proyek konstruksi wajib memperhatikan sistem manajemen keselamatan kerja konstruksi, baik dari aspek teknis pekerjaannya, maupun untuk keselamatan, kenyamanan masyarakat sekitar dan pengguna jalan. 

"Walaupun kontraktor lalai, yang jelas Pemko harus ambil peran dan turun ke lapangan beri solusi langsung atas ketidaknyamanan masyarakat," ungkapnya.

Sebagaimana banyak dikeluhkan masyarakat, pekerjaan Drainase Primer di sepanjang jalan dari SMP N 1 hingga Rumah Potong berdampak ketidaknyamanan lingkungan, antara lain debu material yang berterbangan. 

Pembersihan dilakukan karena keluhan masyarakat terkait material berupa tanah sisa galian dari pekerjaan drainase yang menganggu warga. Serta jalan yang licin yang jika diguyur hujan sehingga menganggu kenyaman pengguna jalan.

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhan gangguan kesehatan akibat debu yang berterbangan di sekitar lokasi proyek drainase. Apalagi akses pembeli ke toko warga yang mayoritas berjualan disepanjang pengerjaan drainase terganggu akibat gundukan tanah galian drainase yang menumpuk memenuhi jalan.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga