Terkendala Jarak dan Bahan Pokok, Pasar Murah Dinas Perdagangan Kota Padang Sepi Pengunjung

Terkendala Jarak dan Bahan Pokok Pasar Murah Dinas Perdagangan Kota Padang Sepi Pengunjung Suasana di Pasar Murah di Kantor Dinas Perdagangan Kota Padang, Selasa (16/11/2021)(Foto: Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Kota Padang mengadakan Pasar Murah untuk masyarakat mulai tanggal 15-17 November 2021 di halaman Kantor Dinas Perdagangan Kota Padang. Pasar Murah tersebut menyediakan Bapok (bahan pokok) dapur. Dari Pantauan Covesia  hari kedua Pasar Murah ini terlihat sepi dari pembeli. Padahal pada hari pertama Pasar ini ramai pembeli.

Kabid Pengawasan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Kota Padang, Ikrar Prakarsa (39) mengatakan Pasar Murah sepi pada hari kedua di karenakan banyak faktor seperti jarak ke lokasi, fokus bahan pokok yang di jual, dan voucher.

“Pertama ini dikarenakan himbauan pemerintah dan juga jarak yang jauh dari lokasi. Kita di Padang ada 11 kecamatan dan itu jauh-jauh. Mungkin yang gampang akses ke sini seperti padang utara,ulak karang, nanggalo. Yang jauh mungkin mempertimbangkan lagi ke sini. Sehingga sangat sedikit pembeli yang datang ke bazar ini. Penyebab kedua dikarenakan bazar ini fokus pada minyak, sehingga minyak yang paling banyak di jual di sini. Itu juga salah satu pengaruh. Jika bazar murah ini banyak bermacam-macam bahan pokok yang dijual mungkin lebih menarik minat calon pembeli.  Faktor ketiga sepertinya ini karena voucher ya. Vouchernya tidak terlalu menarik hanya potongan harga 3000 rupiah. Orang yang datang dari jauh pasti berpikir dua kali jika ingin ke bazar ini, contohnya masyarakat yang dari indarung. Nanti kita akan evaluasi lagi dengan tim untuk mungkin bisa memberi tiga voucher kepada calon pembeli di hari ketiga,” ujarnya kepada covesia.com, Selasa (16/11/21).

Ikrar mengatakan pada hari pertama pengunjung berjumlah sekitar 250 pengunjung dan mengalami penurunan 25% pada hari kedua.

“Kemarin pengunjung bazar ini ada sekitar 250 orang dan menghabiskan 300 an voucher. Sekarang sepertinya sepi dari hari kemarin dan ada penurunan pengunjung 25%," ujar Ikrar

Ikrar menambahkan kedepannya kita akan mengadakan Pasar Murah pada setiap kecamatan di Kota Padang jika Harga minyak goreng terus melambung naik.

“Untuk kedepannya kita akan mengadakan pasar murah seperti ini di setiap kecamatan jika harga minyak terus naik,” tutup Ikrar.

Selain minyak goreng, Pasar Murah juga menjual beberapa macam bahan pokok lainnya. Pasar Murah Kota Padang ini di ikuti oleh 13 Pelaku Usaha yang berasal dari Kota Padang. Terdapat 10 stand penjualan di pasar ini. Pasar Murah ini menerapkan aplikasi peduliLindungi dan penerapan protokol kesehatan lainnya.

(mmg: fadila pratiwi)

Berita Terkait

Baca Juga