Pemko Pariaman Juga Kembangkan Water Front City di Kawasan Batang Pampan

Pemko Pariaman Juga Kembangkan Water Front City di Kawasan Batang Pampan

Covesia.com -  Pemerintah Kota Pariaman terus menggenjot pengembangan kawasan water front city yang merupakan program unggulan masa kepemimpinan Walikota Pariaman, Genius Umar dan Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin.

Water front city merupakan kawasan tepi laut atau bagian kota yang berbatasan dengan air dengan konsep pengembangannya di tepi pantai, sungai ataupun danau.

Dewasa ini viral di media sosial, adanya spot baru Kota Pariaman yaitu pengembangan water front city Kawasan Batang Pampan yang berlokasi di Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman.

Sekretaris Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Feri Andri mengatakan, selain untuk membenahi bantaran sungai, Kawasan water front city Batang Pampan ini dapat menjadi daya tarik wisata baru di Kota Pariaman.

"Masyarakat Kota Pariaman bisa menikmati Sungai Batang Air Pampan ini sambil jogging track dan tempat selfie karena kawasan tersebut sudah dipercantik dengan Giant Text ," ujarnya.

Dikatakannya bahwa, proyek sepanjang 900 meter itu menghabiskan anggaran sebesar Rp. 8,5 milyar lebih dengan menggunakan dana APBN. Adapun fasilitas yang dibangun disana adalah Dinding Penahan Tanah (DPT), railing, jalan pedestarian, jembatan penyeberangan orang, drainase, dan shelter.

Pelaksanaan Kawasan Waterfront City terbaru Kota Pariaman yang sedang dalam proses pembangunan tersebut, merupakan kewenangan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sumatera Barat, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.

Dengan hadirnya water front city itu, ia berharap Kota Pariaman bisa menjadi percontohan nasional untuk pembangunan kota tepi air seiring dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan Pemko Pariaman.

"Dapat kita lihat saat ini kawasan Talao Pauh telah menjelma menjadi Destinasi wisata baru yang banyak dikunjungi wisatawan, sehingga visi Walikota Pariaman menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata dapat terwujud, dan juga masyarakat dapat menikmati pembangunan ini dengan menggeliatnya sektor ekonomi di kawasan tersebut," tutupnya.

Selain Kawasan Batang Pampan dan Talao Pauh Pariaman, Pemko Pariaman juga sedang mengebut pembangunan jalan sepanjang 6 km di tepi aliran Sungai Batang Mangau, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang dibangun tanpa adanya angaran dari pemerintah. 

(rls)

Berita Terkait

Baca Juga