Tanpa Anggaran, Genius Umar Ajak Masyarakat dan ASN Buka Jalan Waterfront City

Tanpa Anggaran Genius Umar Ajak Masyarakat dan ASN Buka Jalan Waterfront City

Covesia.com - Tanpa ada anggaran yang tersedia, Walikota Pariaman Genius Umar mengajak masyarakat dan Aparatul Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman gotong royong membuka jalan untuk pengembangan Waterfront City disepanjang aliran sungai Batang Mangau Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman sepanjang 6 KM, Minggu (7/10).

“Saya kembali melakukan peninjauan pelaksanaan pembukaan jalan disepanjang sungai aliran batang mangau Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman. Berkat dukungan masyarakat dan pemerintah desa, kita dapat membuat badan jalan di sepanjang aliran batang mangau ini yang mampu berdampak pada ekonomi masyarakat dan membuka kawasan wisata dengan konsep waterfront city. Sudah sepanjang 2 KM kita selesaikan bersama di Desa Marunggu yang juga dibantu tim Satpol PP, BPBD, Perkim LH dan relawan masyarakat. Dan ini akan kita tuntaskan hingga ke perbatasan jembatan Kurai Taji dalam waktu 2 (dua) minggu kedepan, “ ungkap Walikota Pariaman Genius Umar.

Disamping pembukaan jalan untuk pengembangan waterfront city, Pemko Pariaman juga mengupayakan pengembangan salah satu aliran sungai mati di Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan sehingga nantinya akan menjadi salah satu objek wisata yang asri di Kota Pariaman.

“Kita telah intsruksikan pihak desa untuk segera melakukan pembersihan sehingga nanti setelah bersih, akan dimulai pembenahan. Dalam hal ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Pariaman Selatan yang telah mendukung penuh pengembangan waterfront city sepanjang aliran batang mangau. Tanpa dukungan dari masyarakat, tentu semuanya tidak bisa terwujud, “ tambahnya.

Setelah selesai pembukaan jalan untuk pengembangan waterfront city di sepanjang aliran sungai batang mangau, Genius Umar akan melaporkan kegiatan tersebut ke pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia agar Kementeria PUPR mampu membantu dalam pembangunan jalan dan pengaspalan serta pembangunan waterfront city dan sekaligus pembangunan taman pada sisi – sisi waterfront city.

“Ini merupakan aksi strategi untuk melakukan pembangunan ditengah keterbatasan anggaran Pemko Pariaman. Hari ini bersama kita lakukan di Desa Marunggi dan selanjutnya akan kita lakukan di desa lainnya yang melewati aliran sungai batang mangau hingga 2 minggu kedepan. Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kita juga telah membuat konsep kawasan wisata yang terpadu dengan UMKM. Jadi setiap desa nantinya akan membuat satu titik yang menjadi tempat pemberhentian wisata arung jeram sehingga mereka bisa menikmati destinasi yang berbeda – beda disetiap desa sesuai dengan ciri khas desa masing - masing, “ ujarnya.

“Animo masyarakat di Kecamatan Pariaman Selatan sangat baik dan menyetujui adanya pengembangan waterftront city. Ini terbukti dengan pembebasan tanah masyarakat tanpa biaya ganti rugi. Berdasarkan inilah kita juga semangat untuk mengupayakan pembangunan sehingga apa yang telah kita rencanakan terhadap pembangunan fisik mampu menggerakkan sektor kepariwisataan dan perekonomian masyarakat sekitar. Goro hari juga kita sediakan dapur umum dari Dinas Sosial Kota Pariaman. Makanan yang ada di dapur umum ini bisa dimakan oleh semua masyarakat yang hari ini membantu pelaksanaan pembukaan jalan, ‘ tutupnya.

(rls)

Berita Terkait

Baca Juga