Genius Umar: Ibu Hamil Perlu Diberikan Vaksin Covid-19

Genius Umar Ibu Hamil Perlu Diberikan Vaksin Covid19 Foto: Istimewa

Covesia.com - Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/I/2007/2021 tentang vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil, dan penyesuian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19, maka Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan mengadakan “Launching Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil”, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Jumat (8/10).

Pada saat ini, telah banyak ibu-ibu hamil yang terkonfirmasi covid-19 di sejumlah kota –kota besar yang ada di Indonesia dalam keadaan berat (severe case). Untuk kota pariaman sendiri sudah banyak usaha yang dilakukan oleh pemerintah, salah satunya dengan cara memberikan vaksin kepada ibu-ibu hamil, agar mereka terjaga kesehatannya dan terhindar dari serangan virus covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Genius Umar, pada saat memberikan sambutan di acara tersebut.

“Wanita hamil memiliki peningkatan resiko menjadi berat apabila terinfeksi covid-19, khususnya pada wanita hamil dengan kondisi medis tertentu, maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil. Upaya pemberian vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah direkomendasikan oleh komite penasihat ahli imunisasi nasional”, ungkap Genius Umar.

“Semoga vaksin ibu hamil ini bisa berjalan dengan lancar, dan target vaksin ibu hamil serta manula yang masih kurang, bisa terpenuhi secepatnya. Dengan tercapainya target tersebut kita berharap juga bisa secepatnya keluar dari pandemi covid-19 ini”, tegas Genius Umar.

Untuk kota pariaman, saat ini ada sekitar 375 orang ibu hamil yang menjadi target vaksinasi. Agar target vaksinasi ibu hamil tersebut tercapai 100%, maka harus ada bantuan dan kerjasama dari semua pihak untuk mengajak ibu hamil agar mau divaksinasi.

Selain memberikan vaksin untuk ibu hamil, Dinas Kesehatan yang di pimpin oleh Nazifah, juga memberikan makanan tambahan pada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK).

Nazifah menjelaskan, bahwa masalah KEK pada ibu hamil, sangat berpengaruh terhadap kualitas bayi yang dilahirkan, serta berdampak terhadap kematian anak dan ibu. Ibu hamil yang mengalami masalah KEK akan melahirkan bayi dengan BBLR, dan nantinya akan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dapat berlanjut hingga dewasa.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah bersedia membantu dan menjalin kerjasama dengan pemerintah kota pariaman, seperti BPJS dan Perusahaan Susu Kalbe sehingga semua kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik”, ulas Nazifah.

(rls)

Berita Terkait

Baca Juga