Capaian Vaksin di Agam Sumbar Jauh Dibawah Target

Capaian Vaksin di Agam Sumbar Jauh Dibawah Target Foto: Johan Utoyo

Covesia.com - Pencapaian vaksinasi di Kabupaten Agam masih jauh dari yang ditargetkan, hingga 10 November 2021 pencapaian baru sebesar  26, 17%, sementara itu untuk Provinsi Sumatera Barat telah mencapai sebesar 43,3%.

Hal tersebut diungkapkan Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Sumbar, Kombes Pol K. Rahmadi, SH, MH bersama pejabat utama Polda Sumbar saat mengunjungi Gebyar Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) tahap 3 di Kabupaten Agam, Kamis (11/11/2021).

"Hingga saat ini Provinsi Sumatera Barat sampai dengan saat ini telah mencapai sebesar 43,3% dan khusus di Kabupaten Agam sebesar 26, 17% dari target yang ditetapkan," ujarnya dalam sambutan.

Pihaknya berharap peningkatan sinergisitas dan kolaborasi dalam rangka percepatan pencapaian vaksinasi di Provinsi Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam.

"Gebyar Sumdarsin inilah salah satu upaya kita mendongkrak pencapaian vaksinasi Covid-19. Kita memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh Forkopimda Kabupaten Agam yang terus berupaya memperluas cakupannya," lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir, angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Agam jauh menurun. 

Pada minggu pertama Agustus, kasus aktif mencapai 1.839. Namun, hingga hari ini jumlah tersebut jauh menurun dimana hanya tersisa 5 kasus Covid-19 aktif.

Menurutnya, berkurangnya kasus aktif tersebut tidak terlepas dari kerja keras dari semua pihak. Dikatakan, melalui Satgas Penanganan Covid-19 pihaknya terus menggencarkan penerapan protokol kesehatan dibarengi upaya peningkatan herd immunity.

“Sampai saat ini capaian vaksinasi Agam masih tertinggal dibading daerah lain, untuk itu Satgas Penanganan Covid-19 terus gencar mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi guna meningkatkan herd immunity,” ungkap Bupati Agam.

Ditambahkan, Satgas Penanganan Covid-19 secara berjenjang terus memperluas cakupan vaksinasi, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, nagari sampai ke tingkat jorong. Bahkan imbuhnya, tiada hari tanpa vaksinasi di Kabupaten Agam.

"Semua pihak juga berpartisipasi meningkatkan animo masyarakat untik bervaksin, baik dengan CSR, hadiah, doorprize, seperti yang kita laksanakan hari ini,” tutupnya.

(Jhn)

Berita Terkait

Baca Juga