Polisi Tangkap Dua Pelaku Illegal Loging di Pesisir Selatan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Illegal Loging di Pesisir Selatan Rilis pengungkapan kasus Illegal Loging oleh Polda Sumbar, Kamis (11/11/2021)

Covesia.com - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Ditreskrimsus Polda Sumbar mengungkap dugaan tindak pidana illegal logging dengan menangkap dua orang pelaku di Pesisir Selatan. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan, dua orang pelaku itu ditangkap pada tanggal 5 November 2021 lalu, pukul 08.45 WIB di jalan raya Bukit Putus Kenagarian Limau Puruik, Kecamatan Ranah Hulu Ampek Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. 

"Pelaku IC, usia 26 tahun, pekerjaan buruh harian lepas, warga Balai Tapan Pesisir Selatan, dan yang kedua adalah M, usia 40 tahun, pekerjaan swasta, warga Pesisir Selatan juga," ungkap Satake, dalam keterangan persnya, Kamis (11/11/2021).

Ia menjelaskan, dalam penangkapan tersebut pihaknya bekerjasama dengan Tim Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) wilayah II.

"Dari penangkapan dua orang pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti satu mobil truck colt diesel bermuatan hasil hutan kayu sebanyak 31 batang berbentuk balok, satu STNK mobil truck colt diesel dan dua lembar blangko nota angkutan tertanggal 4 November 2021," jelasnya. 

Lebih lanjut Satake menjelaskan kronologis penangkapan dua pelaku ini, yakni ketika mengangkut hasil hutan tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) yang ditemukan oleh petugas kepolisian bersama TNKS.

"Atas perbuatan pelaku ini mereka disangkakan Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, sebagaimana diubah dan ditambah dalam Pasal 37 angka 13 ayat (1) huruf b Undang-Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," kata dia.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga