Insentif Covid-19 Belum Dibayarkan, Puluhan Tenaga Medis RSUD Pariaman Lakukan Unjuk Rasa

Insentif Covid19 Belum Dibayarkan Puluhan Tenaga Medis RSUD Pariaman Lakukan Unjuk Rasa Aksi damai puluhan tenaga keseahatan RSUD Kota Paraiaman, Senin (1/3/2021)(Foto: Covesia/ Istimewa)

Covesia.com - Puluhan tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan unjuk rasa di depan RSUD tersebut. 

Aksi damai yang dilakukan oleh puluhan tenaga medis itu, mengusung empat tuntutan terhadap selama ini terjadi di RSUD tersebut.

"Hari ini kami melakukan aksi damai, karena berbagai persoalan yang terjadi di RSUD Pariaman ini," sebut dr. Faska Alfajri yang juga ikut dalam aksi tersebut pada Senin (1/3/2021).

Lanjut Faska, ada sejumlah tuntutan yang menjadi aspirasi mereka dalam aksi damai itu, mulai dari insentif pelayanan yang belum tuntus dibayarkan oleh pihak rumah sakit sampai saat ini.

"Yang sudah dibayarkan baru Maret 2020. Itu pun baru di 50 persen, sedangkan kami konfirmasi kepada pihak BPJS semuanya sudah dibayarkan pada rumah sakit, semenjak November 2020 lalu," ungkapnya.

Kemudian, insentif Covid-19 yang dijanjikan akan dibayarkan tepat waktu, namun hingga sekarang masih belum dibayarkan. Padahal sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumbar, mereka telah bekerja sesuai dengan tugas, namun haknya belum dibayarkan.

Selajutnya kata Faska, terkait dengan intensif dokter spesialis, dimana insentif itu baru dibayarkan pada Maret 2020, dan sekarang sudah Maret 2021. Artinya sudah satu tahun mereka tidak mendapatkan insentif.

"Terakhir hak pasien BPJS, dimana pasien setiap bulannya bayar BPJS tetapi mereka masih beli obat dari luar," katanya.

Namun saat konfirmasi kepada pihak rumah sakit, mereka beralasan sudah menganti uang pasien yang telah terpakai untuk beli obat.

"Saat kami tanya pada pasien, ternyata belum ada pengantian," ujarnya.

Bahkan, di RSUD tersebut sudah banyak kekurangan obat, dan setelah dikosultasikan kepada direktur RSUD Pariaman, namun tidak ada solusinya.

Saat ini, para perwakilan dari tenaga medis ini akan melakukan upaya mediasi dengan direktur RSUD Pariaman, untuk mencarikan solusi dari permasalahan yang ada.

(per/nod)


Berita Terkait

Baca Juga