Wisata dan Edukasi, Pulau Penyu Bisa Menjadi Alternatif Berakhir Pekan Bersama Keluarga

Wisata dan Edukasi Pulau Penyu Bisa Menjadi Alternatif Berakhir Pekan Bersama Keluarga Kawasan Ekowisata Konservasi Penyu di Ampiang Parak, Pessel (Foto:Arif Putra)

Covesia.com - Akhir pekan biasanya dinikmati sebagian masyarakat sebagai waktu melepas penat dari kesibukan pekerjaan. Minggu adalah hari yang tepat untuk melakukan kegiatan bersama keluarga. Banyak masyarakat memilih tempat-tempat yang sesuai dengan anggota keluarganya, seperti ke pantai, taman bermain, atau sekedar pergi ke pemandian.

Pulau Penyu di Nagari Amping Parak, Kecamatan sutera, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mungkin bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghabiskan akhir pekan bersama orang terdekat. Selain dapat menikmati suasana pantai yang indah dengan debur ombak dan nyiur yang melambai. Pengujung juga disuguhkan pemandangan pohon pinus berjejer, ditambah lagi mangrove-mangrove mungil tersusun rapi di tepiannya.

Pulau Penyu juga menjadi salah satu aset berharga bagi masyarakat setempat, karena selain menjadi kunjungi masyarakat luar daerah, Pulau Penyu juga merupakan tempat edukasi bagi anak-anak untuk mengenal bagaimana proses menjaga penyu dan lingkungannya.

Menurut Rino (32) seorang pengurus, saat dikonfirmasi oleh covesia.com, Sabtu (11/11/2017) menyebutkan, "selain untuk tempat rekreasi, kami mengelolah tempat ini juga untuk kepentingam edukasi masyarakat dalam pentingnya menjaga satwa lain, yaitu penyu. Selain itu, agar tumbuh rasa kepedulian masyarakat untuk menjaga ekosistem laut seperti mangrove, pohon pinus dan tidak membuang sampah sembarangan."

Untuk dapat sampai ke Pulau Penyu pengunjung harus manaiki Boat dengan jarak tempuh sekitar 5 menit. Tarif harganya juga sangat terkangkau, 3000-5000 rupiah, tergantung hari-hari tertentu.

"Sementara ini sambutan masyarakat luas cukup baik, dan bisa dilihat dari lokasi Pulau Penyu yang semakin hari semakin bersih. Namun di sini pengunjung tidak diperbolehkan mandi, karena alasannya sangat logis yaitu ombak di pantai ini lumayan besar. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena yang akan mandi pasti anak-anak." jelas Icon (34) sebagai pengemudi boat untuk pengunjung.

Saat ini Pulau Penyu sedang dalam tahap pembangunan dermaga dan bangunan lainnya seperti gapura, mushalla, toilet dan papan nama dengan patung penyu.

Reporter Pessel: Arif Putra