Topik Berita:

#Kasus Korupsi

Topik Utama

Hari ini KPK Periksa Dua Saksi untuk Setya Novanto

Jumat, 18-08-2017 | 11:48 WIB | News
Hari ini KPK Periksa Dua Saksi untuk Setya Novanto Covesia.com - KPK akan memeriksa dua orang saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP elektronik."Dua orang itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto (SN)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (18/8/2017).Dua saksi yang akan diperiksa itu, yakni karyawan PT Astra Graphia, Mayus Bangun dan Amelia Kasih, yang berprofesi sebagai notaris.Pada 17 Juli lalu, KPK telah menetapkan Ketua DPR, Setya Novanto, sebagai tersangka kasus...

Mantan Walkot Cimahi Dituntut Lima Tahun Penjara

Rabu, 16-08-2017 | 19:40 WIB | News
Mantan Walkot Cimahi Dituntut Lima Tahun Penjara Covesia.com- Mantan Wali Kota Cimahi Atty Suharti dituntut lima tahun penjara oleh jaksa penuntut umum KPK dalam sidang tuntutan dugaan kasus korupsi pembangunan Pasar Atas Cimahi di Pengadilan Tipikor Bandung.Sementara suaminya yang juga mantan Wali Kota Cimahi dua periode, Itoc Tochija dituntut JPU delapan tahun penjara. Keduanya juga dikenakan denda Rp200 juta dan subsider dua bulan.Dalam persidangan JPU Ronald mengatakan terdakwa Atty dan Itoc terbukti bersalah telah melakukan tindak...

Novel Baswedan Tegaskan KPK Miliki Banyak Saksi Kunci Kasus E-KTP

Rabu, 16-08-2017 | 10:15 WIB | News
Novel Baswedan Tegaskan KPK Miliki Banyak Saksi Kunci Kasus E-KTP Covesia.com - Penyidik KPK Novel Baswedan menegaskan KPK memiliki banyak saksi kunci untuk mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik (KTP-e) meski salah satu saksi yaitu Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem telah meninggal dunia."Tentunya kalau saya mau bicara saksi kunci, saksi kuncinya juga banyak, tidak cuma satu. Ini yang harus jadi perhatian kita semua, dan kalau salah satu saksi KTP-e meninggal tentu tidak terlalu berpengaruh terhadap pembuktian perkara tersebut,"...

Inginkan Dibentuk TPF di Kasusnya, Novel Minta Tak Libatkan Unsur Kepolisian

Rabu, 16-08-2017 | 08:31 WIB | News
Inginkan Dibentuk TPF di Kasusnya, Novel Minta Tak Libatkan Unsur Kepolisian Covesia.com - Penyidik senior KPK Novel Baswedan tetap menginginkan pembentukan tim pencari fakta (TPF) independen yang tidak mengandung unsur kepolisian untuk mengungkap kasusnya."Jadi tim gabungan pencari fakta tentunya tidak melibatkan anggota Polri, tapi melibatkan profesional, akademisi dan ahli-ahli lainnya yang kemudian bisa menjadikan suatu kinerja untuk melakukan pendalaman terkait peristiwa itu," kata Novel kepada Antara di Singapura, Selasa (15/8).Novel Baswedan disiram air keras...

KPK Periksa Empat Saksi untuk Tersangka Setya Novanto

Selasa, 15-08-2017 | 12:26 WIB | News
KPK Periksa Empat Saksi untuk Tersangka Setya Novanto Covesia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa empat orang saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e)."Empat orang itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto (SN)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.Empat saksi yang akan diperiksa itu, yakni Staf Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Kusmihardi, Konsultan IT...

KPK Hari ini Periksa Empat Saksi untuk Setya Novanto

Selasa, 15-08-2017 | 12:04 WIB | News
KPK Hari ini Periksa Empat Saksi untuk Setya Novanto Covesia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa empat orang saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e)."Empat orang itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto (SN)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (16/8/2017).Empat saksi yang akan diperiksa itu, yakni Staf Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Kusmihardi,...

Dinilai Korupsi, JPU KPK Tuntut Mantan Hakim MK Patrialis Akbar 12,5 Tahun penjara

Senin, 14-08-2017 | 16:41 WIB | News
Dinilai Korupsi, JPU KPK Tuntut Mantan Hakim MK Patrialis Akbar 12,5 Tahun penjara Covesia.com - Mantan hakim Konstitusi Patrialis Akbar dituntut 12,5 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap untuk pengurusan uji materi Undang-undang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi."Supaya majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa Patrialis Akbar terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana terhadap Patrialis Akbar berupa penjara selama 12...

Website Monitoring