Topik Berita:

#Kriminal

Driver Ojek Online Terduga Pembunuh SPG Ditangkap di Apartemen

Jumat, 22-09-2017 | 19:07 WIB | News
Driver Ojek Online Terduga Pembunuh SPG Ditangkap di Apartemen Covesia.com - Petugas Polda Metro Jaya menangkap PS alias Peri, seorang driver ojek online yang diduga telah membunuh Dini Oktaviani (19) yang berprofesi sebagai sales promotion girl (SPG)."Pelaku teman korban," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (22/9/2017).Argo mengatakan korban dan pelaku tidak menjalin hubungam kekasih namun pria tersebut kerap mengantarkan korban sebagai jasa ojek online.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro...

Gunakan PCC untuk Pelanggan, Pemijat di Samarinda Diciduk Polisi

Jumat, 22-09-2017 | 19:03 WIB | News
Gunakan PCC untuk Pelanggan, Pemijat di Samarinda Diciduk Polisi Covesia.com - Sumiati (40), seorang pemijat di Samarinda, Kalimantan Timur, ditangkap polisi lantaran sering menjual paracetamol cafein carisoprodol (PCC) kepada pelanggannya untuk menghilangkan rasa sakit.Dalam pengakuannya pada Jumat (22/9/2017), warga kelurahan Sungai Pinang, Samarinda Utara itu menjual pil PCC kepada pelanggan pijatnya dengan harga Rp7.000 per butir."Biasanya saya jual untuk pelanggan yang mengalami luka parah ditubuhnya, karena obat ini bisa menghilangkan rasa nyeri, tapi...

BPOM Nyatakan PCC Ilegal dan Berbahaya

Senin, 18-09-2017 | 18:03 WIB | News
BPOM Nyatakan PCC Ilegal dan Berbahaya Covesia.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan keprihatinan dan meminta semua pihak untuk bekerja sama menyelesaikan permasalahan kejadian di Kendari terkait adanya korban setelah mengonsumsi produk tablet yang mencantumkan tulisan "PCC".Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyatakan bahwa tablet PCC yang dikonsumsi korban di Kendari adalah produk ilegal yang tidak pernah terdaftar di Badan POM sebagai obat."Hal itu berarti tablet tersebut tidak boleh dikonsumsi oleh siapa...

Setara Duga Kelompok Penyerang Kantor LBH Organisasi Intoleran

Senin, 18-09-2017 | 16:15 WIB | News
Setara Duga Kelompok Penyerang Kantor LBH Organisasi Intoleran Covesia.com - Ketua Setara Institute, Hendardi menduga kelompok penyerang ke gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta adalah organ-organ intoleran yang selama ini menebar teror atas ketertiban dan bekerja atas desain aktor lain yang mengendalikannya."Masyarakat mesti sadar dan memahami bahwa isu kebangkitan PKI adalah cara untuk memecah belah warga dan hanya menguntungkan pihak-pihak yang menggerakkannya," kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada Covesia di Jakarta, Senin (18/9/2017)Dia...

BPOM Kendari Temukan Kandungan PCC Berbeda-beda dan Ilegal

Sabtu, 16-09-2017 | 09:40 WIB | News
BPOM Kendari Temukan Kandungan PCC Berbeda-beda dan Ilegal Covesia.com - Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Adillah Pababbari mengaku kandungan dalam tablet PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) yang menjadi temuan Badan BNNP Sultra dan BNN Kota Kendari berbeda-beda."Kami sudah menguji lab dua sampel PCC dari BNN Kendari dan sampel yang ditemukan BNN Provinsi Sultra, hasil ini kandungan kedua jenis tablet tersebut berbeda," kata Adillah, di Kendari, dikutip dari Antara, Sabtu (16/9/2017).Dijelaskan,...

BNN Musnahkan 39,96 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia

Kamis, 14-09-2017 | 13:51 WIB | News
BNN Musnahkan 39,96 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia Covesia.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 39,96 kilogram dari pengedar jaringan Malaysia.Barang bukti sabu sebanyak 40 kilogram yang disita dari jaringan sindikat narkotika Aceh–Malaysia. Sebelum dimusnahkan, 40 gram disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium."Pemusnahan barang bukti ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, Pasal 75 huruf (k) dan Pasal 91 ayat (2) yang menyatakan bahwa barang...

Indra J Piliang Belum Ditetapkan Jadi Tersangka

Kamis, 14-09-2017 | 13:48 WIB | News
Indra J Piliang Belum Ditetapkan Jadi Tersangka Covesia.com - Politisi Partai Golkar Indra Jaya Piliang atau IJP belum ditetapkan menjadi tersangka terkait dugaan penggunaan sabu-sabu. Penyidik Polda Metro Jaya akan menetapkan status hukum IJP dalam waktu 3 X 24 jam."(Status hukum) ditentukan dalam 3 x 24 jam, penahanannya juga," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (14/9/2017).Argo mengatakan status hukum Indra Piliang bersama dua rekannya, yakni Romi Fernando dan M Ismail Jamani...

Website Monitoring