Pelaku UMKM Harus Tingkatkan SDM Guna Memenangkan Persaingan Global Seminar Membentuk UMKM Indonesia yang Kuat Guna Memenangkan Persaingan Global, Selasa (14/11/2017)

Covesia.com - Pelaku UMKM di Kota Padang bersama Bank Rakyat Indonesia dan mengandeng Harian Bisnis Indonesia dalam Seminar UMKM dari Rakyat untuk Rakyat, di salah stu hotel yang ada di Kota itu, Selasa (14/11/2017)

Seminar yang diusung BRI tersebut dengan tema "Membentuk UMKM Indonesia yang Kuat Guna Memenangkan Persaingan Global"

Wakil Pemimpin Wilayah PT BRI kanwil Padang Darnawi mengungkapkan bahwa kendala bagi pelaku UMKM sekarang ini ada tiga, pertama di segi Modal, kemudian SDM dan Pasar. Itulah penyebab hingga saat ini UMKM sekarang masih belum bisa untuk bertarung yang namanya sekarang di era digital dan teknologi.

"Dengan mengikuti seminar ini, kita berharap para peserta akan mendapatkan tambahan wawasan, motivasi bisnis, membangun kerja sama bisnis, mengenal potensi pesaing, dan riset tren pasarsaat ini," ujarnya

Darnawi menyebutkan bahwa hingga akhir Oktober 2017, BRI Kanwil Padang telah menghimpun dana Rp9,4 triliun dan mengelola kredit yang disalurkan dengan outstanding sebesar Rp10,8 triliun. 

Kemudian Dana tersebut disalurkan kepada sektor UMKM dengan outstanding sebesar Rp7,3 triliun.

"Penyaluran UMKM terbesar kepada sektor perdagangan dan pertanian dengan outstanding sebesar Rp6,6 triliun," jelas Darnawi

Selain memberikan kredit kepada UMKM, sebut Darnawi BRI juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan UMKM, salah satunya Seminar UMKM dari Rakyat untuk Rakyat ini, pungkasnya

Sementar itu Ketua Umum Kadin Sumbar Ramal Saleh dalam sambutannya mengapresiasi BRI dan Bisnis Indonesia yang sudah mengadakan kegiatan ini. 

"Inilah tempat berbagi solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha. Sudah bukan masanya lagi kita berbisnis sendiri-sendiri," sebutnya 

Ramal Saleh mengungkapkan, bahwa saat ini pesaing itu bukan lagi toko sebelah, melainkan pengusaha secara global. 

"Saat ini orang berbisnis di era dunia yang tanpa batas, apalagi dengan adanya bisnis bebas MEA (masyarakat ekonomi Asia). Hal ini memang menjadi tantangan yang besar, tetapi juga mempunyai peluang yang besar," jelasnya

Lebih lanjut Ketum Kadin ini menyampaikan dari peluang ini harus dimanfaatkan, bagaiamana para pelaku UMKM ini mempersiapkan SDM agar tidak tergilas dalam perkembangan teknolgi yang begitu pesat, tegasnya

"Pemerintah hanya membuat kebijakan dan memberikan modal. Yang mengembangkan kita sendiri. makanya tingkatkan kemampuan kita dalam mengembangkan usaha masing-masing," pungkas Ramal Saleh

(don)