Duterte berjanji Pengedar Narkoba Asal Rusia Ditahan di “Rumah yang Nyaman Duterte

Covesia.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte berjanji bahwa dua tersangka pengedar narkoba asal Rusia akan ditahan di “rumah yang nyaman,” bukan penjara yang padat, Selasa (14/11/2017).

Duterte menyampaikan komitmen tersebut dalam pertemuan pada Senin malam dengan Perdana Menteri Rusia Dmitri Medvedev di sela-sela KTT regional di Manila.

“Saya hanya ingin mengatakan bahwa kami sudah memiliki sistem peradilan fungsional di sini dan mereka akan mendapat peradilan yang adil dan mereka akan ditahan di rumah yang nyaman,” ujar Duterte kepada Medvedev, menurut transkrip resmi.

“Apakah (tudingan itu) benar atau tidak, kita akan tahu, tetapi saya akan memastikan bahwa mereka diperlakukan dengan adil dan tidak akan ada tekanan tambahan terhadap orang-orang mereka.”

Yuri Kirdyushkin dan Anastasia Novopashina sedang diselidiki karena penyelundupan narkoba tetapi belum dihukum, ujar Duterte.

Pemerintahan Duterte yang telah berjalan selama 16 bulan sudah didominasi oleh penindakan keras terhadap narkoba dan menurut laporan polisi telah menewaskan 3.967 tersangka.

Sebanyak 2.290 orang lainnya sudah dibunuh dalam aksi kejahatan terkait narkoba, sementara ribuan kematian lainnya masih belum terpecahkan, menurut data pemerintah.

(ant/lif)