6 Tips Belanja Barang Bekas di Pasar yang Nyaman

6 Tips Belanja Barang Bekas di Pasar yang Nyaman Pixabay

Covesia.com - Siapa sih yang nggak tertarik dengan beragam pilihan barang bermerek dan unik dengan harga miring lengkap dengan kualitas yang masih layak jual? Hal tersebut pastinya membuat banyak orang rela memburu barang bekas yang dijual di pasar. 

Berbelanja barang bekas di pasar, tentunya punya banyak tantangan yang mungkin akan membuat anda kapok untuk datang lagi di kemudian hari. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk pergi ke pasar barang bekas, berikut beberapa tips berikut yang harus anda perhatikan, dikutip covesia dari laman prelo:

1. Jangan berpakaian mewah

Situasi ramai di pasar, membuat para pencopet nakal menjadikan pasar sebagai salah satu lahan mencari kesempatan. Daripada menawarkan kesempatan, sebaiknya anda menghindarinya dengan berpakaian yang sederhana. Tinggalkan segala barang berharga seperti emas dan barang-barang elektronik di rumah anda, sebab pasar barang bekas bukanlah tempat untuk tampil gaya.

Gunakan tas yang aman dan dapat ditutup dengan rapi. Selain itu, gunakan baju yang nyaman dan menyerap keringat sebab pasar barang bekas biasanya penuh sesak dan tidak dilengkapi dengan pendingin ruangan. Tidak jarang anda akan berdesak-desakan dengan para pengunjung lainnya.

2. Bawa uang secukupnya

Mengingat anda hanya akan berbelanja barang bekas, maka tidak perlu repot-repot membawa uang dengan nominal yang terlalu banyak. Lebih baik ‘bermain aman’ dengan membawa uang secukupnya karena belanja barang bekas tidaklah terlalu mahal. Bila kurang, anda bisa mengambil uang lagi di ATM. Dan hal tersebut untuk menghindari berbagai tindak kejahatan yang ada di pasar.

3. Tawar menawar sampai murah

Berhubung tidak ada banderol harga, jangan cepat pasrah dengan harga yang ditawarkan pedagang. Coba saja tawar hingga harga yang anda inginkan. Biasanya pedagang bisa menaikkan harga 2 hingga 3 kali lipat dari harga yang seharusnya.

4. Cek kualitas barang belanjaan

Jangan tertipu dengan merek ternama yang tertera di pakaian bekas yang anda beli. Coba perhatikan keaslian barangnya dengan seksama. Label tersebut bisa saja ditempel oleh penjual atau mungkin barang tersebut bukan barang asli. Selain itu, cek juga kerusakan-kerusakan yang ada di barang tersebut, kalau memang masih dapat diperbaiki dan anda bersedia untuk memperbaiknya, maka tidak ada salahnya membeli barang tersebut. Namun jika sudah terlalu sulit, tidak perlu menambah volume sampah di rumah.

5. Gunakan masker

Pasar barang bekas merupakan sarang penyakit. Kita tidak tahu milik siapa dan dari negara mana barang-barang yang dijajakan disana berasal. Untuk itu, lebih baik untuk sedikit waspada dengan menggunakan masker agar terhindar dari udara yang mungkin menjadi penghantar penyakit paling potensial di pasar barang bekas tersebut.

6. Cuci hasil belanjaan

Barang bekas yang ada di pasar tidak dipilih dan dicuci dengan baik oleh penjualnya. Setelah selesai berbelanja, pastikan mencuci baju bekas yang anda beli dengan merendamnya secara seksama dengan cairan antiseptik untuk memastikan kumannya mati sempurna.

(sea)