Ladies! Jika Menemukan ini di Celana Dalam Anda, Segera Kunjungi Dokter

Ladies Jika Menemukan ini di Celana Dalam Anda Segera Kunjungi Dokter ilustrasi

Covesia.com - Sama halnya dengan wajah dan bagian tubuh lainnya, organ kewanitaan harus dirawat dengan baik agar terhindar dari bakteri yang bisa menyebabkan bau kurang sedap dan penyakit seksual.

Sayangnya, banyak wanita yang masih mengabaikan kondisi daerah kewanitaannya. Jika organ kewanitaan menunjukkan tanda-tanda yang tidak normal, anda tidak boleh mengabaikannya lho, kenapa? Karena penyakit seperti kanker serviks dan infeksi alat kelamin menjadi ancaman di masa depan.

Itulah sebabnya, jika menemui hal aneh di celana dalam seperti ini, segera periksa ke dokter. Berikut tanda-tandanya dikutip covesia dari kitamuda.com:

1. Bercak darah di celana dalam tapi bukan dalam masa menstruasi

Menemukan bercak darah di celana dalam padahal sedang tidak dalam masa menstruasi? Ada beberapa hal nih yang bisa menjelaskan kondisi tersebut, seperti hamil, konsumsi obat pengencer darah atau obat keras lainnya, penyakit STD atau penyakit menular seksual, penggunaan alat kontrasepsi, gangguan tiroid atau yang terburuk nih kanker rahim atau serviks. Jadi, jangan anggap remeh dan buruan periksa ke dokter ya.

2. Keputihan berlebih dan berbau kurang sedap

Menjelang menstruasi, kebanyakan wanita memang mengalami gejala keputihan. Normalnya, keputihan tersebut tidak berwarna (jernih atau putih), tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri. Bila merasakan sebaliknya, anda mungkin mengalami infeksi bakteri atau jamur, vaginitis (peradangan vagina), terjangkit penyakit menular seksual, dan berbagai kemungkinan lainnya. Nah, agar anda tahu apa yang terjadi, konsultasikan ke dokter.

3. Lendir berwarna hijau atau kuning di celana dalam

Bila anda mengalami keputihan yang berwarna keabu-abuan, kuning, atau hijau serta memiliki aroma yang menyengat, jangan didiamkan saja, lho! Kemungkinan anda tengah mengalami infeksi bakteri pada organ kewanitaan. Supaya kondisinya tidak semakin buruk, segera periksa ke dokter ketika menemui gejala tersebut.

4. Urin tiba-tiba “keluar” saat anda tertawa, bersin, atau batuk

Saat tertawa, batuk, atau bersin, urin tiba-tiba keluar padahal anda tidak kebelet pipis atau semacamnya. Kondisi ini terjadi karena otot dasar panggul (yang berada di bawah panggul) melemah. Hal ini sih biasanya dipicu oleh pola makan yang buruk. Coba deh makan makanan yang berserat untuk mengatasi hal tersebut. Jika kondisinya tak kunjung membaik, sebaiknya segera menghubungi dokter ya!

Nah, itulah 4 tanda darurat yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? 

(sea)