Hoyak Tabuik Pariaman
Hoyak Tabuik Pariaman: Tabuik Pasa dan Subarang saat dibuang ke laut dikawasan Pantai Gondoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu 16 Oktober 2016. Tradisi Hoyak Tabuik sebagai peringatan hari Asyura atas kematian cucu Nabi Muhammad SAW yang bernama Husain Bin Ali Bin Abi Thalib yang meninggal pada perang Karbala tahun 680 Masehi. (Covesia Foto/Andri Mardiansyah)

Tradisi Hoyak Tabuik

Senin, 17-10-2016 | 14:09 WIB | 5 foto

Ribuan Warga di Kota Pariaman, sumatera Barat, Minggu (16/10/2016) menggelar tradisi Hoyak Tabuik dikawasan Pantai Gondoriah Pariaman. Tradisi Hoyak Tabuik sebagai peringatan hari Asyura atas kematian cucu Nabi Muhammad SAW yang bernama Husain Bin Ali Bin Abi Thalib yang meninggal pada perang Karbala tahun 680 Masehi. Di Kota Pariaman sendiri, perayaan tradisi Hoyak Tabuik sudah digelar sejak ratusan tahun yang lalu. Teks dan Foto/Andri Mardiansyah

Video Online Covesia.com Warna-warni Indonesia

KOMENTAR

Galeri Foto lainnya

Selasa, 2017-10-17 | 4 foto
Pemimpin Baru DKI Jakarta
Sabtu, 2017-08-26 | 6 foto
Galeri SEA Games Pekan ini
Sabtu, 2017-08-19 | 6 foto
Pawai HUT ke 72 RI
Kamis, 2017-06-01 | 5 foto
Hari Lahir Pancasila
Kamis, 2017-05-25 | 6 foto
Bom Kampung Melayu
Senin, 2017-05-01 | 6 foto
May Day 2017
Kamis, 2017-03-09 | 6 foto
Musibah Banjir dan Longsor Limapuluh Kota
Sabtu, 2017-03-04 | 6 foto
Evakuasi Korban Longsor Koto Alam

Quote Hari Ini

"Kemenangan yang besar adalah ketika tidak jemawa atas kekalahan lawan. Kekalahan yang besar adalah ketika memberi celaan atas kemenangan lawan"

Warna-warni Kuliner Indonesia
Website Monitoring