Djan Faridz Dianulir sebagai Ketua Umum PPP

Anton Hilman | Sabtu, 01-11-2014 | 15:33 WIB

Jakarta - Keterpilihan Djan Faridz sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP PPP, Jumat (31/10/2014) malam, dianulir. Sekretaris DPC PPP Situbondo Sunardi Muhid mengatakan penganuliran tersebut dikarenakan pemilihan tersebut tidak sesuai dengan agenda sidang.

"Pemilihan semalam itu dianulir. Semalam itu pandangan umum DPW, bukan keputusan paripurna," kata Sunardi disela-sela acara Muktamar VIII PPP di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Padahal, menurutnya, pandangan itu dilontarkan DPW untuk menyikapi laporan pertanggungjawaban DPP PPP 2011-2014, bukan merupakan pandangan resmi paripurna pemilihan ketua umum. Mayoritas DPC PPP sendiri menginginkan tercipta forum pemilihan ketua umum yang demokratis, bukan aklamasi.

Muktamar VIII PPP di Jakarta ricuh karena pimpinan sidang secara sepihak memutuskan Djan Faridz terpilih secara aklamasi berdasarkan pandangan segelintir perwakilan DPW PPP.

Dia menyampaikan pasca-menganulir keterpilihan Djan Faridz, saat ini agenda muktamar kembali berlangsung sebagaimana dijadwalkan, dimana sedang dilaksanakan perumusan AD/ART partai. Selanjutnya akan dilakukan rapat pleno, lalu perumusan tata tertib sidang.

"Setelah itu baru pemilihan ketua umum. Nanti baru ditentukan apakah memang dengan musyawarah, voting atau aklamasi," ujar Sunardi.

Dia mengatakan nama-nama calon ketua umum PPP yang berkembang sejauh ini antara lain Djan Faridz, Ahmad Yani, Ahmad Muqowam, serta Dimyati Natakusumah.(ant/ary)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kisruh PPP

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Covesia.com - Moana masih menguasai puncak box office Amerika Serikat dua minggu berturut-turut, dengan meraup 28,4 juta dolar AS pada akhir pekan,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring