Pemkab Lebak Terapkan Teknologi dan Teknik Budidaya Ikan Tawar

| Sabtu, 01-11-2014 | 14:52 WIB

Lebak - Budi daya ikan air tawar mulai dikembangkan oleh masyarakat di Kabupaten Lebak untuk meningkatkan pendapatan mereka. Pemerintah daerah sudah mengalokasikan dana revitalisasi peningkatan produktivitas dan penerapan varietas bibit unggul melalui pengembangan budidaya ikan tawar.

Kepala Bidang Produksi Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP) Kabupaten Lebak,Dadang Lesmana,Sabtu (1/11/2014) mengatakan, pengembangan potensi ikan tawar merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat. Karena selama ini ketersedian ikan tawar masih didatangkan dari luar daerah, seperti Sukabumi, Cianjur dan Bogor.

Saat ini, jumlah kelompok pembudidaya ikan tawar di Kabupaten Lebak tercatat 219 kelompok dan sebanyak 345 unit pembenihan rakyat (UPR) tersebar di 28 kecamatan.Namun, produksi ikan tawar di Lebak belum optimal akibat minimnya pengetahuan teknik budidaya, penerapan teknologi, penggunaan benih dan pengairan,tuturnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap optimistis budidaya ikan tawar menjadikan usaha masyarakat juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi perdesaan.

Menurut Dadang, saat ini produksi ikan tawar dari pembudidaya mencapai 3.416,73 ton, di antaranya ikan dari kolam sebanyak 2.145,79 ton, sawah 1.089,10 ton, keramba 58,93 ton, kolam air deras 72,09 ton, jaring apung 44,64 ton dan tambak 98.15 ton,pungkasnya (ant/Don)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Covesia.com - Lebih dari sepekan mengaku kelelahan karena "krisis spiritual", rapper Kanye West masih terbaring di sebuah rumah sakit di Los Angeles...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring