Banjir di Solok

61 Hektar Sawah Rusak

| Sabtu, 01-11-2014 | 13:35 WIB

Arosuka, Solok - Sekitar 61 hektare sawah masyarakat rusak akibat banjir yang terjadi di Kecamatan Kubung dan Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (31/10). Namun belum bisa diperkirakan jumlah kerugian akibat kerusakan tersebut.

Puluhan ton padi yang baru di panen warga, hanyut oleh arus luapan sungai Batang Lembang, yang bercampur material lumpur batang pepohonan dan lain sebagainya.

Camat Kubung Feri Hendria mengatakan, selain areal persawahan, kerusakan juga terjadi pada sektor perikanan yakni pada pembudidaya ikan baik perorangan atau yang berkelompok.

"Hingga saat ini pendataan tentang kerusakan masih dilakukan oleh dinas terkait" katanya.

Sementara itu, seorang warga di batas Nagari Koto Baru dengan Nagari Selayo, Bujang (49) mengatakan dia dan sejumlah petani lainnya mengalami kerugian cukup besar akibat sawah yang sudah ditanami padi siap panen rusakan parah dan sebagian besar tanaman padinya hanyut.

"Kami masyarakat kecil berharap pemerintah daerah bisa membantu petani yang mengalami kerugian akibat musibah bencana alam banjir tersebut " katanya.

Banjir dari luapan Sungai Batang Lembang merendam 1.970 rumah warga di wilayah Kabupaten Solok, Jumat (31/10/2014). Banjir tersebut dampak dari hujan yang mengguyur daerah itu dari Kamis (30/10/2014) hingga Jumat (31/10/2014).(ant/ary)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Bencana

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Covesia.com - Vocalis Rolling Stones, Mick Jagger, kembali jadi ayah untuk kedelapan kalinya, Kamis waktu setempat, ketika pacarnya penari balet...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring