DPR Tandingan, Presiden Jokowi Harus Turun Tangan

| Sabtu, 01-11-2014 | 11:41 WIB

Jakarta - Adanya pimpinan DPR tandingan yang dinisiasi oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dinilai sebuah langkah yang mengada-ada dan jika hal ini terus berlanjut Presiden Joko Widodo diminta untuk turun tangan.

Direktur Eksekutif Center for Analysis Research and Development (CARE) Jenzuldi menegaskan, seharusnya jika masing-masing kubu baik KIH ataupun KMP bisa memahami tugas dan fungsi pimpinan DPR dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) hal ini tidak akan terjadi.

"Jadi kedua belah pihak pihak harus menahan diri, kan pimpinan itu tdak memiliki otoritas membrikn putusan, pimpinan itu kankolektif kolegial," ujar Jen Zuldi ketika dihubungi Covesia.com, Sabtu (01/11/2014).

Menurutnya, jika polemik ini terus berkembang dan tidak segera diatasi dikhawatirkan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap politik di Indonesia sehingga berimbas kepada dampak ekonomi dan sebagainya.

√Źni harus segera diatasi, jika terus berkelanjutan kita minta presiden ikut turun tangan,"jelasnya.(lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

DPR Tandingan

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Menutup Aurat Bikin Risty Tagor Nyaman sebagai Perempuan

Menutup Aurat Bikin Risty Tagor Nyaman sebagai Perempuan

Covesia.com - Menutup aurat dengan busana syar'i diakui Risty Tagor membuatnya merasa semakin nyaman dan terlindungi sebagai seorang perempuan.Selain...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Covesia.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas)...

Website Monitoring