203 TKI di Taiwan Tidak Terima Gaji, Menlu Didesak Bantu Penyelesaiannya

| Sabtu, 01-11-2014 | 09:56 WIB

Direktur Riset dan Advokasi Pusat Studi Nusantara (Pustara) Imam el Ghazalimeminta Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi, membantu penyelesaian kasus gaji203 orang TKI yang jadi Anak Buah Kapal (ABK) Kwo Jeng, Taiwan.

Hingga saat ini gaji ABK tersebut belum juga dibayarkan, padahal sudah empat tahunmenunggu. ABK tersebut sempat terdampar di Trinidad & Tobago, sebelumdipulangkan ke Indonesia.

Menurut Imam, Pemerintah sebagai pelaksana penempatan TKI wajib memberikanperlindungan sejak di dalam negeri, di negara tujuan, sampai kembali ketempat asal di Indonesia, sebagaimana Pasal 6 UU No. 39 Tahun 2004 tentangPenempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri.

"Bahwa perlindungan TKI di negara tujuan menjadi salah satu domainpekerjaan Kementrian Luar Negeri untuk melindungi setiap WNI di luar
negeri," kata Imam kepada Covesia.com, Sabtu (01/11/2014).

Imam menegaskan, perlindungan TKI adalah segala upaya untuk melindungikepentingan TKI dalam mewujudkan terjaminnya pemenuhan hak-haknya, diantaranya pemberian bantuan hukum sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan di negara tujuan, hukum dan kebiasaan internasional.(gus/lif).

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring