49 Ribu Wanita Indonesia Idap Kanker Payudara dalam Setahun

| Jumat, 31-10-2014 | 20:40 WIB

Jakarta- Kasus baru penderita kanker di Indonesia mencapai 49 ribu kasus dalam setahun. Dari jumlah tersebut sekitar 20 ribu diantaranya meninggal dunia.

Demikian disampaikan dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Kanker Dharmais Dr Ronald A Hukom seperti dilansir kantor berita Antara, Jumat (31/10/2014). Menurutnya, sekitar 70 persen pasien kanker tersebut terlambat berobat dan baru datang ke rumah sakit setelah sampai tahap advanced Breast Cancer (aBC) atau stadium lanjut.

Ia menjelaskan, gejala stadium lanjut yang mudah dikenali pasien adalah bila benjolan payudara yang membesar menimbulkan luka, bernanah, atau adanya keluhan terkait metastasis atau penyebaran jauh misalnya di paru (batuk, sesak), di hati (lemas, badan menjadi kuning) atau tulang (nyeri).

Ia juga mengingatkan pentingnya pasien aBC untuk segera pergi ke rumah sakit, meminta pendapat dokter multidisiplin (oncologist atau internist, ahli bedah, ahli radiasi) mengenai kombinasi cara pengobatan yang paling tepat (terapi sistemik atau kemoterapi, operasi, radiasi, dan sebagainya), beserta urutan cara pengobatan yang optimal.

Pasien pada stadium IV, lanjutnya, umumnya tidak lagi membutuhkan tindakan operasi seperti pada stadium I atau II. Selain penatalaksanaan kanker payudara yang tepat, dibutuhkan juga terapi paliatif pada pasien agar termotivasi selama menjalani perawatan. "Motivasi, kesabaran dan perhatian dari pasangan dan keluarga merupakan hal mendasar yang penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan semangat pasien," ujar dia.

Dengan penanganan tim dokter multidisiplin yang baik, sekitar 60 sampai 70 persen stadium III dan 15-20 persen stadium IV bisa tetap hidup setelah lima tahun (5-year survival rate). Selain itu, asuhan paliatif dan akses terhadap informasi yang tepat dapat membantu pasien kanker payudara stadium lanjut untuk meraih hidup yang lebih berkualitas.

Berdasarkan data Rumah Sakit Dharmais menunjukan hanya 20 sampai 30 persen pasien kanker payudara datang pada stadium dini yaitu stadium I dan II. Padahal, tahap lanjut ini merupakan tahap yang memiliki risiko kematian tertinggi, selain pasien aBC dapat menghadapi penurunan kualitas hidup yang signifikan.

Kanker payudara tercatat sebagai kanker peringkat pertama yang diderita wanita baik di negara maju maupun negara berkembang. Sedangkan Di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, kanker payudara didiagnosis pada tahap sangat terlambat yaitu stadium III. (ant/gyi)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun LinkedIn Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring