Polisi Tangkap Pelaku Perdagangan Wanita

Trio Jenifran | Sabtu, 08-11-2014 | 17:57 WIB

Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap pelaku perdagangan wanita untuk dijadikan pekerja seks komersial di salah satu hotel berbintang di Medan, Jumat (7/11/2014) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Helfi Assegaf mengatakan, tersangka berinisial BT alias Andi (37) warga Jalan Sei Berantas Medan yang berperan sebagai mucikari.

Dalam penangkapan tersebut, tim dari Direktorat Reskrim Umum Polda Sumut juga mengamankan tiga wanita yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Ketiga wanita itu adalah ES (23) warga Jalan Darusalam, AT (24) warga Jalan Brigjen Katamso dan ALT (16) warga Jalan Darusalam.

Selain itu, diamankan juga uang sebanyak Rp3 juta dan delapan unit telepon genggam yang diduga sebagai alat komunikasi dalam perdagangan wanita tersebut.

Dalam pemeriksaan polisi, diketahui tersangka memperdagangkan wanita-wanita tersebut kepada pria hidung belang dengan harga Rp3 juta untuk satu kali layanan.

Tersangkan dikenakan dengan pelanggaran Pasal 2 UU 21/2007 tentang tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 82 dan 83 UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

"Saat ini, tersangka sedang diperiksa untuk proses penyidikan," katanya. (ant/rio)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kriminal

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring