Antisipasi Pertumbuhan Industri

Indonesia Perlu Pelabuhan Baru di Luar Jakarta

| Sabtu, 01-11-2014 | 00:47 WIB

Bangkok - Indonesia perlu pelabuhan baru di luar Tanjung Priok, Jakarta, untuk mengantisipasi pertumbuhan industri di sekitarnya, termasuk Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Karawang.

Ketua Komite Tetap Bidang Industri dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, I Made Dana Tangkas mengatakan kinerja industri terutama otomotif, akan meningkat signifikan pada 2020 sesuai dengan proyeksi produksi dan permintaan kendaraan secara nasional.

"Pada 2020 penjualan mobil diperkirakan naik dua kali lipat, artinya kebutuhan infrastrukturnya terutama fasilitas pelabuhan, juga naik. Harus ada upaya tambahan," katanya, pada kunjungan kerja ke Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, Jumat (31/10/2014).

Selain itu, kebutuhan peningkatan kapasitas pelabuhan juga datang dari industri unggulan lainnya termasuk elektronika, tekstil dan produk tekstil, alas kaki dan lain-lain.

"Kebutuhan pelabuhan laut sangat besar untuk mengantisipasi pertumbuhan industri, di samping mengurangi kemacetan di Tanjung Priok, Jakarta," tutur Made Dana.

Ia mencontohkan Thailand mulai membangun Pelabuhan Laem Chabang yang letaknya 110 km ke arah timur dari Bangkok untuk mengurangi kemacetan di ibu kota negeri itu.

Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini berharap, pemerintahan Presiden Joko Widodo segera menyiapkan pelabuhan baru di luar Jakarta guna menekan kemacetan, serta mengantisipasi pertumbuhan industri yang pesat.

"Letak (pelabuhan) terserah pemerintah, apakah yang selama ini digadang-gadang yaitu Cilamaya, atau lainnya," kata dia. (ant/rud)

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Covesia.com - Lebih dari sepekan mengaku kelelahan karena "krisis spiritual", rapper Kanye West masih terbaring di sebuah rumah sakit di Los Angeles...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring