DPP Partai Golkar Disinyalir Upayakan Ical Terpilih Lagi

Trio Jenifran | Sabtu, 08-11-2014 | 09:03 WIB

Jakarta - DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical) disinyalir memiliki strategi guna mendorong terjadinya aklamasi memilih kembali Ical sebagai ketua umum dalam Munas IX Golkar awal tahun depan.

Hal itu diungkapkan politisi Golkar Agun Gunandjar Sudarsa. Menurutnya, DPP Partai Golkar akan membuat persyaratan yang mempersulit kandidat calon ketua umum Golkar lain untuk maju.

"Syaratnya (kandidat calon ketua umum) harus mendapat dukungan dari 10 DPD Provinsi dan 30 persen DPD Kabupaten/Kota. Itu sungguh sungguh persyaratan untuk menjegal calon yang lain," ungkap Agun kepada Antara di Jakarta, Jumat (7/11/2014) malam.

Menurut Agun yang paling demokratis adalah memberikan kesempatan kepada siapapun yang sudah masuk kategori kader Golkar baik di pusat maupun daerah, untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum pada munas selaku ajang tertinggi kedaulatan partai.

"Berikan kesempatan itu. Yang paling demokratis adalah tanpa persyaratan dukungan yang menyulitkan seperti itu," kata Agun.

Agun menilai dengan persyaratan semacam itu Ical ingin melenggang sendirian dan memperpanjang jabatan sebagai ketua umum dalam Munas IX dengan jalan aklamasi. "Ujung-ujungnya dia ingin melenggang sendirian agar aklamasi," kata dia.

Agun meminta Ical belajar dari pengalaman, dan berkaca diri dengan melihat capaian PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela) selama memimpin.

Selain Agun, kader Golkar di daerah, yang enggan disebutkan namanya, membeberkan hal serupa. Sumber itu mengatakan ada skenario yang sedang dibuat Ical beserta loyalisnya untuk membatasi ruang gerak kandidat calon ketua umum lain dalam berkompetisi.

Sumber tersebut mengatakan dukungan dari DPD I dan DPD II akan diatur harus mencapai jumlah tertentu, sehingga kandidat lain tidak bisa mencapai angka itu. Pada saat munas dapat diskenariokan melalui tata tertib hanya Ical calon yang memenuhi syarat, serta terjadilah aklamasi.

Sementara itu ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin menyatakan belum mendengar rencana atau skenario tersebut. "Saya belum dengar mas," kata Nurul.

Sebelumnya, sejumlah kandidat calon Ketua Umum Partai Golkar di antaranya HR Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang Kartasasmita, Zainuddin Amali, dan Hajriyanto Y Thohari, membuat pernyataan bersama yang berisi di antaranya mendesak Ketua Umum dan DPP Partai Golkar menetapkan syarat-syarat calon ketum umum dan tahapan pencalonannya sesuai dengan AD/ART Partai Golkar dan diputuskan dalam forum Munas Partai Golkar. Tidak perlu ada tambahan atau pengurangan persyaratan yang sifatnya mengada-adanext

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kunjungi Sumbar, Kvitland Perkenalkan Lagu 'Nasi Padang' Versi Indonesia

Kunjungi Sumbar, Kvitland Perkenalkan Lagu 'Nasi Padang' Versi Indonesia

Covesia.com - Audun Kvitland, pria asal Norwegia yang merupakan pelantun lagu "Nasi Padang" yang viral di media sosial (medsos) berkunjung ke...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring