Pemerintah Berlakukan Peraturan Registrasi Kartu Prabayar Dengan Data Dukcapil

Olga Arisandi | Kamis, 12-10-2017 | 13:12 WIB
Pemerintah Berlakukan Peraturan Registrasi Kartu Prabayar Dengan Data Dukcapil
ilustrasi (source:seminyak-villa.com)

Covesia.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui siaran persnya menginformasikan bakal memberlakukan registrasi Kartu Prabayar Dengan Validasi Data Dukcapil pada 31 Oktober 2017 mendatang.

Dikutip Covesia.com dari laman resmi Kominfo, Kamis (12/10/2017) Pemberlakuan registrasi kartu prabayar Dengan Validasi Data Dukcapil merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen Pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan kepada konsumen serta untuk kepentingan national single identity.

Proses Registrasi

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika u.p. Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Kementerian Dalam Negeri u.p. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), bersama dengan penyelenggara jasa telekomunikasi telah melakukan langkah-langkah koordinasi dan kesiapan teknis implementasi PM Kominfo No. 12 Tahun 2016 dan perubahannya. Beberapa poin penting pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:

  • Diberlakukan validasi data calon pelanggan dan pelanggan lama berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang terekam di database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).
  • Registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana, serta registrasi ulang bagi pelanggan lama.
  • Dampak dari tidak dilakukannya registrasi sesuai ketentuan ini adalah calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap.
  • Pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi seputar info registrasi atau ke Ditjen Dukcapil untuk info data kependudukan.
  • Ketentuan baru ini berlaku mulai 31 Oktober 2017.

Proses registrasi dimaksud meliputi verifikasi atau penyesuaian data oleh petugas penyelenggara jasa telekomunikasi, validasi ke database Ditjen Dukcapil dan aktivasi nomor pelanggan.

Cara registrasi kartu perdana dilakukan dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Sedangkan untuk pelanggan lama dengan format ULANG#NIK#Nomor KK# . Informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP–el) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dapat berhasilnext

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Teknologi

Komentar

Baca juga

Berita Lainnya

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Covesia.com - Aktor Christian Sugiono sejak 2012 lalu mendirikan media online yang menyajikan video selain artikel, MBDC.Lima tahun mengurus platform...

Ikuti Akun Instagram Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring