APJII: Keterkaitan Industri "Hospitality" Dengan Teknologi Informasi

Ila Sean | Kamis, 12-10-2017 | 09:08 WIB
APJII: Keterkaitan Industri "Hospitality" Dengan Teknologi Informasi
Logo APJII

Covesia.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menyatakan bahwa industri 'hospitality' termasuk di dalamnya hotel dan travel di Indonesia, saat ini semakin memantapkan diri untuk memperluas penggunaan teknologi internet dalam berbagai aspek bisnisnya.

"Mulai dari sistem booking kamar hotel, database konsumen (big data), hingga sistem smart room yang memudahkan pengguna kamar mengontrol berbagai fasilitas di kamarnya dengan perangkat layar sentuh," kata Ketua Umum APJII, Jamalul Izza, melalui siaran persnya.

Ia menyebutkan, kemajuan teknologi internet semakin memudahkan kehidupan tidak hanya untuk berbagi informasi, internet juga mulai digunakan untuk keperluan industri karena berbagai layanan untuk konsumen kini mulai lebih terkoneksi dengan internet, atau akrab disebut Internet of Thing (IoT).

Jamalul menegaskan, kebutuhan industri hospitality akan jasa layanan internet semakin besar, mulai dari sistem pendaftaran pengunjung hotel (booking system), cloud service, hingga berbagai layanan didalam kamar, seperti Internet Protocol Television (IPTV) yang bisa menyediakan layanan multimedia TV yang lebih interaktif.

"Sehingga pengguna bisa melakukan komunikasi timbal-balik secara real time melalui pesawat televisi setelah terhubung dengan sebuah penyedia content melalui internet," katanya.

Ketua Umum Jakarta Hotel Association (JHA), Alexander Nayoan, yang mempunyai anggota yang terdiri dari lebih dari 40 hotel berbintang tiga, empat sampai lima di Jakarta, mengatakan kini banyak pengelola hotel semakin mengandalkan pemesanan kamar melalui internet (online booking).

"Kami di dunia hotel itu sekarang memaksa orang membooking lewat internet," katanya.

Dia menambahkan, hal tersebut akan menghemat biaya operasional hotel sehingga hotel operator bisa memfokuskan layanan keramah-tamahannya.

"Booking ke internet itu kan juga ada yang melalui travel agent. Peningkatannya dahsyat sekali. Bahkan sekarang ada hotel-hotel yang 100 persen mengandalkan internet booking, terutama hotel kecil," kata Alex seraya menambahkan penggunaan online booking telah mencapai rata-rata di atas 65 persen saat ini.

"Dalam tidak terlalu lama lagi, akan mencapai 100 persen. Di luar negeri, melalui kecanggihan teknologi pemesanan kamar bisa terkoneksi dengan jasa layanan publik, misalnya transportasi, seperti pesawat dan bis," ujarnya.

Karena itu, mengingat makin besarnya peran Internet dan sektor Teknologi Informasi (IT) dalam aplikasi di industri hospitality, maka Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), berinisiatif menggelar pameran tahunan International Internet Expo and Summit (IIXS) dengan tema "Internet Based Service in Hospitality Market (Penggunaan Internet di Industri Hospitality)", yang akan diadakan tanggal 23-25 November 2017 di Jakarta Convention Centernext

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Teknologi

Komentar

Berita Lainnya

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Covesia.com - Aktor Christian Sugiono sejak 2012 lalu mendirikan media online yang menyajikan video selain artikel, MBDC.Lima tahun mengurus platform...

Ikuti Akun Instagram Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring