5 Faktor yang Menentukan Apakah Anda Perlu Keramas Setiap Hari atau Tidak

Ila Sean | Rabu, 09-08-2017 | 10:00 WIB
5 Faktor yang Menentukan Apakah Anda Perlu Keramas Setiap Hari atau Tidak
Pixabay

Covesia.com - Salah satu cara yang biasa dilakukan kebanyakan orang untuk menjaga kebersihan dan kulit kepala adalah keramas. Sebab rambut setiap hari memproduksi minyak yang dinamakan sebum.

Sebum itu sendiri merupakan lemak alami yang dihasilkan oleh kelenjar di kulit. Fungsinya adalah untuk menjaga kulit dan rambut tetap lembab.

Keramas setiap hari baik dilakukan oleh beberapa orang tertentu, dan tidak baik bagi sebagian orang lainnya. Beberapa faktor berikut menjadi penentu, apakah anda termasuk orang yang perlu keramas setiap hari atau tidak, dikutip covesia dari laman klikdokter.

Jenis kulit kepala

Anda yang memiliki kulit kepala berminyak disarankan untuk keramas setiap hari. Sebab, kondisi tersebut akan memicu produksi sebum berlebih, sehingga semakin banyak pula jumlah kotoran yang terperangkap di dalam rambut. Kotoran-kotoran tersebut tentu dapat memicu kerusakan rambut.

Keramas akan membantu membersihkan kotoran dan sebum yang berlebihan. Sedangkan untuk jenis kulit kepala normal atau kering disarankan untuk keramas dua kali seminggu.

Mengapa demikian? Sebab, bila kulit kepala yang kering terlalu sering dikeramas justru akan menyebabkan rambut dan kulit kepala bertambah kering.

Tekstur rambut

Tekstur rambut berkaitan dengan kemampuan sebum untuk menuju akar rambut. Pada tekstur rambut lurus, disarankan untuk keramas setiap hari karena sebum lebih cepat menuju akar rambut, sehingga kulit kepala lebih mudah berminyak.

Sedangkan untuk rambut keriting, sebum akan lambat mencapai akar rambut, sehingga disarankan untuk keramas dua kali dalam seminggu agar rambut tidak mudah rontok.

Ketebalan rambut

Jenis rambut yang tebal disarankan untuk keramas 2–3 kali dalam seminggu, karena sebum tidak mudah menuju akar rambut. Sedangkan untuk jenis rambut tipis dan halus disarankan untuk sering keramas, sebab sebum mudah menuju akar rambut dan membuat rambut serta kulit kepala berminyak.

Usia

Semakin bertambah usia, produksi sebum di rambut akan semakin berkurang, sehingga disarankan untuk mengurangi frekuensi keramas karena kulit kepala tidak mudah berminyak.

Penataan rambut

Pada beberapa orang yang telah melakukan tindakan penataan rambut, seperti smoothing atau pewarnaan rambut disarankan untuk tidak keramas setiap hari. Alasannya, setelah dilakukan tindakan tersebut, rambut mudah rapuh dan mengalami kerontokan.

Demikian beberapa faktor yang menentukan apakah anda perlu keramas setiap hari atau tidak. Semoga dengan informasi ini, anda dapat merawat rambut dengan lebih baik.

(sea)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Gaya Hidup

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Covesia.com - Sarah Usman, penyanyi kelahiran Jakarta 4 September 1987, meramaikan blantika musik Indonesia lewat lagu "Cinta Bukanlah Cinta" karya...

Ikuti Akun Pinterest Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring