Hasil Temuan BPKP :

Ada Anggaran Fiktif, Pada 2 SKPD di DKI

Primadoni | Jumat, 07-11-2014 | 01:08 WIB

Jakarta - Adanya mata anggaran fiktif di Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta menjadi temuan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Anggaran fiktif ini ditemukan dalam bentuk kegiatan yang tidak diusulkan oleh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), namun muncul di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI," kata Kepala BPKP Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, Bonny Anang Dwijanto di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis ,(6/11/2014).

Menurutnya, di dalam rincian APBD DKI 2013, tercatat sebanyak 58 kegiatan dengan total nilai Rp210,8 miliar di Dinas Kesehatan DKI dan 128 kegiatan senilai Rp1,2 triliun di Dinas PU DKI.

Kemudian, pada APBD DKI 2014 juga ditemukan kegiatan yang tidak diusulkan oleh SKPD namun muncul di dalam APBD yang dialokasikan kepada Dinas Kesehatan sebanyak 34 kegiatan senilai Rp34,4 miliar dan Dinas PU sebanyaj 252 kegiatan senilai Rp3,5 triliun.

"Kami juga menemukan adanya kegiatan yang tidak diusulkan oleh SKPD, namun muncul di dalam APBD Perubahan DKI 2013, yakni enam kegiatan Dinas Kesehatan senilai Rp6,4 miliar dan 94 kegiatan Dinas PU senilai Rp841,3 miliar," ujar Bonny.

Selanjutnya, pihaknya juga mencatat terjadinya kenaikan nilai alokasi anggaran kegiatan dari usulan awal kedua SKPD tersebut, yakni sebanyak 20 kegiatan oleh Dinas Kesehatan senilai Rp2,4 miliar dan 71 kegiatan Dinas PU senilai Rp236,7 miliar.

"Lalu, di dalam APBD DKI 2014, kami menemukan 14 kegiatan Dinas Kesehatan yang mengalami kenaikan nilai alokasi anggaran senilai Rp7,7 miliar dan 48 kegiatan Dinas PU senilai Rp669,9 miliar," tutur Bonny.

Dia mengungkapkan penemuan tersebut menunjukkan bahwa penyusunan APBD Penetapan dan Perubahan tahun 2013 dan 2014 masih sangat lemah, sehingga membuka peluang munculnya anggaran fiktif dan kenaikan anggaran dari usulan awal.

Terkait temuan tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan konfirmasi kepada kedua SKPD terkait dan meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera menindaklanjuti temuan itu,tandasnya.(ant/jmb)

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Covesia.com - Sarah Usman, penyanyi kelahiran Jakarta 4 September 1987, meramaikan blantika musik Indonesia lewat lagu "Cinta Bukanlah Cinta" karya...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring