Fokus Parlemen: Dualisme Pimpinan DPR Sejarah Kelam Republik

Alif Ahmad | Kamis, 06-11-2014 | 17:21 WIB

Jakarta - Direktur Fokus Parlemen, Hamdanus menilai DPR RI tandingan merupakan kemunduran demokrasi Indonesia, dan itu merupakan sejarah kelam republik.

"DPR R bisa menjadi bola liar bagi pemerintahan Jokowi-JK. Karena perpecahan ini bisa menganggu jalannya pemerintahan" kata Hamdanus kepada Covesia.com, Kamis (06/11/2014)

Pengamat politik ini juga mengatakan hal ini patut juga dicurigai sebagai permainan kelompok Internal Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang dikecewakan saat pembentukan kabinet kerja Jokowi-JK.

"Dugaan Ini didasari atas ketidaksetujuan Jokowi-JK pada kehadiran DPR tandingan. Sebaiknya Jokowi memperkuat konsolidasi internal" jelas Hamdanus.

Salah satu yang disinyalir perpecahan diinternal PDI P adalah hanya 4 menteri dari PDIP adalah wujud egoisme Jokowi pada kader PDIP.

Hamdanus juga menyebutkan DPR tandingan lahir tidak hanya disebabkan kekecewaan KIH atas sikap KMP tapi juga sebagai pelampiasan dan peringatan dari politisi KIH terhadap kecerobohan Jokowi dalam penyusunan kabinet. (gus/lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

DPR Tandingan

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Menutup Aurat Bikin Risty Tagor Nyaman sebagai Perempuan

Menutup Aurat Bikin Risty Tagor Nyaman sebagai Perempuan

Covesia.com - Menutup aurat dengan busana syar'i diakui Risty Tagor membuatnya merasa semakin nyaman dan terlindungi sebagai seorang perempuan.Selain...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Covesia.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas)...

Website Monitoring