Penuhi Permintaan Pasar yang Meningkat, Bawang China dan Selandia Baru Masuk Banjarmasin

Primadoni | Jumat, 19-05-2017 | 20:16 WIB
Penuhi Permintaan Pasar yang Meningkat, Bawang China dan Selandia Baru Masuk Banjarmasin
Ilustrasi (Antara)

Covesia.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengungkapkan bahwa bawang asal China dan Selandia Baru telah beredar di pasar-pasar tradisional di daerah itu.

Menurut Kabid Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Banjarmasin, Gatot Harianto, di Banjarmasin, Jumat (19/5/2017) bawang impor dari dua negara itu masuk ke Banjarmasin secara resmi atau legal untuk memenuhi besarnya permintaan konsumen menjelang Ramadhan .

Yang diimpor dari China itu bawang putih, sedangkan yang asal Selandia Baru bawang bombai.

"Untuk bawang putih harganya berkisar Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang bombai di bawah Rp20 ribu per kilogram," tuturnya.

Menurut dia, harga kedua jenis bawang ini tidak mengalami peningkatan sementara ini, karena terpantau di pasar tradisional stoknya cukup banyak.

Sementara itu, untuk harga bawang merah yang terpantau beberapa hari ini malah turun seperti di Pasar Sentra Antasari yang mulanya dijual Rp25 ribu per kilogram, kini jadi Rp22 ribu per kilogram.

"Dari info para pedagang, bawang merah tersebut dari Bima dan Sulawesi , dan diperkirakan akan banyak lagi stok karena bulan enam ini dari Brebes masuk musim panen," papar Gatot, seperti yang dilansir dari Antara.

Untuk komuditas lain, katanya, dalam pantauan kebeberapa pasar tradisional sejauh ini juga tidak mengalami lonjakan harga, misalnya cabe rawit hanya berkisar Rp50-60 ribu per kilogram.

"Sebab produksi cabe banyak datangnya dari lokal juga, seperti dari Kabupaten Tapin," tutur Gatot.

Yang ada peningkatan harga, katanya, komoditas sayuran, seperti kol dan kentang, rata-rata naik Rp1.000.

"Demikian juga harga telur, biasanya Rp1.300 per biji sekarang Rp1.400/1.500 per biji," paparnya.

Sementara harga ayam ras bertahan dikisaran Rp34 dan daging sapi sekitar Rp125 ribu per kilogram.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Aminah, menyebutkan, untuk harga gula pasir dan minyak goreng tidak meningkat.

"Rata-rata harga sembako sementara ini tidak meningkat, sebab stoknya masih banyak," paparnya.

Dia pun berharap, harga didistributor tidak naik, sehinga dirinya juga menjual kekonsumen tidak menaikkan harga.

"Sebab kalau kita jual mahal-mahal, pembelinya juga berkurang," ujarnya

(*/don)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Aktor Inggris Roger Moore 'James Bond' Tutup Usia

Aktor Inggris Roger Moore 'James Bond' Tutup Usia

Covesia.com - Aktor Inggris Roger Moore, yang meraih ketenaran internasional berkat perannya sebagai agen rahasia James Bond, meninggal pada usia 89,...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring